UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh pemberdayaan berpikir melalui pertanyaan terhadap berpikir kritis. motivasi dan pemahaman konsep biologi siswa SMA di Pasuruan / Nurlailatil Karomah

Karomah, Nurlailatil - Nama Orang;

Abstrak
Karomah Nurlailatil. 2014. Pengaruh Penerapan Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan terhadap Berpikir Kritis Motivasi dan Pemahaman Konsep Biolgi Siswa SMA di Pasuruan. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Biologi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pemimbing (1) Prof. Dr. A. Duran Corebima M.Pd (2) Dr. Murni Saptasari M.Si. Kata kunci PBMP Berpikir Kritis Motivasi Pemahaman Konsep Hasil wawancara pada guru kelas 1 SMAN 1 Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan pada tanggal 06 dan 18 Desember tahun 2013 menjelaskan bahwa strategi pembelajaran yang digunakan guru tidak memberi kesempatan untuk me-ngembangkan berpikir kritis siswa. Kegiatan siswa dalam pembelajaran adalah mengerjakan soal pretest dan membaca buku teks kemudian guru mengulas kembali materi yang telah dibaca oleh siswa. Berdasarkan kegiatan pembelajaran tersebut indikator berpikir kritis seperti merumuskan masalah memberikan argumen melakukan deduksi melakukan induksi melakukan evaluasi me-mutuskan dan melaksanakan keputusan belum muncul. Selain itu motivasi siswa pada sekolah SMAN 1 Gondang Wetan juga rendah Berdasarkan hasil observasi pada siswa kelas 1 SMAN 1 Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan yang di-laksanakan pada tanggal 06 sampai 07 Januari 2014 pada materi Ke-anekaragaman hayati dengan strategi konvensional menunjukkan motivasi siswa masih rendah hal ini terlihat dari rata-rata motivasi siswa dalam satu kelas sebesar 17.81% dan dari delapan indikator motivasi ARCS hanya 3 indikator yang mampu dicapai siswa yaitu mengikuti instruksi tidak berbicara atau melakukan hal lain di luar materi dan memiliki rasa gembira. Permasalahan ini berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa strategi pembelajaran belum meng-iplementasikan konsep pemahaman konsep penerapan dan konsep analisis. Pe-mahaman konsep yang rendah terlihat dari tes pra penelitian pada tanggal 06 sampai 10 januari 2014 menunjukkan bahwa dari seluruh siswa yang mengerjakan soal 97% siswa belum mencapai nilai KKM. Jenis eksperimen yang digunakan adalah pretest-posttest Nonequivalent Control Group Design. Instrumen dan teknik pengumpulan data menggunakan angket lembar observasi dan tes. Soal pretest dan posttest telah divalidasi isi validasi konstruk dan reabilitasnya. Data yang di peroleh pada penelitian dianalisis deskriptif dan uji hipotesis dengan software SPSS 16. For windows. Sebelum uji hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Sampel penelitian menggunakan dua kelas X di SMAN 1 Gondang Wetan Kabupaten pasuruan. Kelas eksperimen menggunakan strategi PBMP sedangkan kelas kontrol menggunakan konvensional. Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol didasarkan pada hasil uji kesetaraan dengan menggunakan anava. Perangkat pembelajaran yang digunakan sesuai dengan kurikulum 2013. Hasil penelitian adalah 1) Berpikir kritis pada kelas eksperimen dengan strategi PBMP lebih tinggi 70.29 % dibandingkan kelas kontrol 2) Data angket menunjukkan motivasi pada kelas eksperimen dengan strategi PBMP lebih tinggi 11.16% dibandingkan kelas kontrol sedangkan data lembar observasi me-nunjukkan motivasi pada kelas eksperimen dengan strategi PBMP lebih tinggi 72.80% dibandingkan kelas kontrol dan 3) Pemahaman konsep pada kelas eksperimen dengan strategi PBMP lebih tinggi 76.32% dibandingkan kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka saran yang dapat di-berikan bagi guru di SMAN 1 Gondang Wetan disarankan dapat menerapkan dan mengembangkan pembelajaran berpola PBMP. Pada peneitian ini rubrik pe-mahaman konsep yang digunakan masih memberikan nilai yang sama dalam setiap tingkat kognitifnya sehingga bagi peneliti selanjutnya disarankan dalam memberi nilai harus disesuaikan dengan tingkat kognitifnya misalnya nilai C2 akan lebih tinggi dari C1 nilai C3 lebih tinggi dari C2 dan seterusnya. Selain itu untuk peneliti selanjutnya juga disarankan memperbanyak observer sehingga akan mempermudah mengamati siswa dengan harapan data yang diperoleh lebih valid.


Informasi Detail
DDC
Rs 570.19 KAR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi, 2014.
Deskripsi Fisik
x, 161 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03953/KI/14
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. BIOLOGI - PEMBELAJARAN - ASPEK PSIKOLOGIS
Pembimbing
1. A. Duran Corebima ; 2. Murni Saptasari
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik