Skripsi
Perancangan video iklan layanan masyarakat himbauan tentang efek negatif pernikahan dini sebagai media pemecah masalah sosial di KOta Malang / Lisa Puji Lestari
Abstrak
Lestari Lisa Puji. 2014. Perancangan Video Iklan Layanan Masyarakat Himbauan tentang Efek Negatif Pernikahan Dini sebagai Media Pemecah Masalah Sosial di Kota Malang . Skripsi Program Studi Desain Komunikasi Visual Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Pranti Sayekti S.Sn M.Si (II) Gunawan Susilo. S.Sn M.Sn. Kata kunci Perancangan Video Iklan Layanan Masyarakat Pernikahan Dini. Pernikahan dini atau pernikahan di bawah umur merupakan salah satu fenomena sosial yang banyak terjadi diberbagai tempat di tanah air baik di perkotaan maupun di pedesaan. Pada umumnya keputusan pernikahan dini yang terlaksana bukan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang matang tetapi lebih didominasi oleh kebutuhan pribadi faktor ekonomi keluarga faktor pendidikan faktor adat turun-temurun dan faktor kejiwaan dari remaja yang notabene hanya berpikir singkat. Perancangan ini menggunakan metode prosedural yang bersifat deskriptif dengan penyesuaian dari metode perancangan video dari Fitryan G. Dennis. Garis-garis besar langkah yang harus diikuti adalah (1) perumusan masalah (2) identifikasi (3) pengumpulan data (4) analisis dan (5) perancangan yang terdiri dari proses pra produksi produksi dan pasca produksi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui (1) observasi dan (2) wawancara (interview). Analisa data bersifat deskriptif menggunakan deskriptif-kualitatif untuk menggambarkan fenomena yang terjadi. Perancangan media ini berisi himbauan efek negatif dari pernikahan dini berupa video iklan layanan masyarakat dan beberapa media pendukungnya. Iklan ini disajikan dalam bentuk visual (gambar) dengan perpaduan soundtrack sebagai unsur audionya dan dilengkapi beberapa teks tertulis sebagai pendukungnya. Adanya video iklan layanan masyarakat yang berbasis audio dan visual dengan pengemasan yang sederhana dengan beberapa media pendukungnya diharapkan akan mudah untuk dipahami oleh target audiensnya yaitu para remaja. Sehingga nantinya akan ada kesadaran dalam pemahaman dari remaja tersebut terhadap pilihan usia yang ideal untuk menikah agar terwujud sebuah kelurga yang harmonis sehat dan terencana.