Skripsi
Peningkatan kemampuan berbahasa anak kelompok bermain di KB/BA Restu 1 Kota Malang melalui media piramida cerita / Mei Surya Andari
Abstrak
Surya Andari Mei. 2014. Peningkatan Kemampuan Berbahasa Anak Kelompok Bermain Di KB/BA Restu 1 Malang Melalui Media Piramida Cerita. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs Kentar Budhojo M.Pd (2) Retno Tri Wulandari S.Pd. M.Pd Kata Kunci Media Piramida Cerita Kemampuan Berbahasa Anak Kelompok Bermain Kemampuan berbahasa anak di Kelompok Bermain KB/BA Restu 1 tergolong masih kurang. Hasil pengamatan di sekolah tersebut hanya 13 33% dari 15 anak yang menunjukkan perkembangan berbahasa yang baik. Kurangnya kemampuan berbahasa anak disebabkan karena kegiatan didalam kelas lebih banyak menggunakan LKA dan kurang adanya komunikasi timbal balik dari guru ke anak sehingga anak terkesan pasif serta media pembelajaran berbahasa anak kebanyakan masih menggunakan buku cerita bergambar. Rumusan masalah penelitian 1) Bagaimana pemanfaatan media Piramida Cerita untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak Kelompok Bermain di KB Restu 1 Malang 2) Apakah pemanfaatan media Piramida Cerita dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak Kelompok Bermain di KB Restu 1 Malang Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus meliputi perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah anak kelompok bermain di KB/BA Restu 1 malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dokumentasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi panduan wawancara dan dokumen. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penggunaan Media Piramida cerita dilakukan di kelas secara berkelompok maupun individual. Tiga sisi pada piramida bercerita tentang awal sebuah cerita konflik cerita dan akhir dari sebuah cerita. Selanjutnya secara bergantiaan anak bercerita kembali dengan media cerita menggunakan bahasa mereka sendiri. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbahasa anak yaitu pada pra penelitian 13 33% meningkat pada siklus I mencapai 46 67% dengan kategori belum berhasil sehingga diadakan perbaikan-perbaikan pada siklus II yang mengalami peningkatan mencapai 93 33% dengan kategori sangat berhasil. Kesimpulan penelitian yaitu bahwa penggunaan media pembelajaran piramida cerita dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan ketuntasan belajar anak. Saran kepada pendidik anak usia dini untuk menggunakan media pembelajaran piramida cerita pada pembelajaran berbahasa sebagai alternatif pembelajaran dengan menerapkan prinsip belajar melalui bermain yang menyenangkan bagi anak sehingga mampu meningkatkan kemampuan berbahasa anak.