UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis kandungan kimia infusa tanaman sangket (Basilicum polystachyon (L.) Moench) dan uji efektivitas antifungal infusa tanaman sangket terhadap penghambatan pertumbuhan Candida albicans secara invitro / Nur Azizah

Azizah, Nur - Nama Orang;

Abstrak
Azizah N. 2014. Analisis Kandungan Kimia Infusa Tanaman Sangket (Basilicum polystachyon (L.) Moench) dan Uji Efektivitas Antifungal Infusa Tanaman Sangket terhadap Penghambatan Pertumbuhan Candida albicans Secara In Vitro. Skripsi. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Endang Suarsini M.Ked. (II) Sitoresmi Prabaningtyas S.Si M.Si Kata kunci KHM KBM Candida albicans infusa tanaman sangket Candida albicans adalah penyebab paling sering infeksi jamur pada penderita kandidiasis yang dapat bersifat akut atau sub akut dan dapat mengenai mulut vagina kulit kuku dan paru-paru. Penanganan penyakit infeksi akibat Candida albicans selama ini dilakukan dengan pemberian obat antifungal yang menyebabkan efek samping jika digunakan dengan dosis berlebih. Pemanfaatan tanaman herbal yang memiliki senyawa antifungal menjadi salah satu pilihan pengobatan alternatif salah satunya tanaman sangket. Tanaman sangket mengandung senyawa polifenol namun penelitian tentang kandungan kimia infusa tanaman sangket belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa infusa tanaman sangket dalam beberapa macam konsentrasi memiliki efek antifungal terhadap Candida albicans secara in vitro dan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia infusa tanaman sangket. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan dengan metode dilusi tabung. Analisis uji kandungan kimia infusa tanaman sangket dilakukan dengan metode kualitatif. Kelompok perlakuan yaitu kelompok jamur yang diberi ekstrak infusa tanaman sangket dengan konsentrasi 5% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 40% 45% dan 50%. Kontrol negatif menggunakan konsentrasi 0% dan kontrol positif menggunakan Nistatin 100.000 IU. Analisa data menggunakan Anava tunggal dengan 945 0 05 menunjukkan terdapat pengaruh pemberian konsentrasi ekstrak infusa tanaman sangket terhadap jumlah koloni C. albicans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar Hambat Minimal (KHM) tidak dapat ditentukan dengan metode dilusi tabung sedangkan Kadar Bunuh Minimal (KBM) diperoleh pada 50%. Uji korelasi menunjukkan semakin tinggi konsentrasi ekstrak infusa tanaman sangket maka semakin rendah pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ekstrak infusa tanaman sangket berpengaruh terhadap penghambatan pertumbuhan Candida albicans dengan KBM 50% atau 50 mg/ml. Kandungan senyawa kimia yang terkandung dalam infusa tanaman sangket adalah alkaloid flavonoid glikosida saponin dan tanin.


Informasi Detail
DDC
Rs 616.9693 AZI a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2014.
Deskripsi Fisik
xiii, 64 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04048/KI/14
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. PENYAKIT - JAMUR
2. INFEKSI JAMUR

Pembimbing
1. Endang Suarsini ; 2. Sitoresmi Prabaningtyas
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik