Skripsi
Pembelajaran Tari Kupu-Kupu pada anak tunagrahita C1 di Sekolah Dasr Luar Biasa (SDLB) Negeri Kedundkandang Kota Malang / Sri Nurinayah
Abstrak
Nurinayah Sri. 2014. Pembelajaran Tari Kupu-kupu pada Anak Tunagrahita C1 di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Kedungkandang Kota Malang. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Ninik Harini M.Sn (II) Tri Wahyuningtyas S.Pd M.Si. Kata Kunci Pembelajaran tari kupu-kupu tunagrahita. SDLB Negeri Kedungkandang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan matapelajaran Seni Budaya dan Keterampilan dibidang seni tari. Pembelajaran tari kupu-kupu yang dilaksanakan berfungsi untuk meningkatkan mutu dalam berkepribadian fisik maupun mental anak tunagrahita karena anak tunagrahita membutuhkan pelayanan pendidikan khusus. Anak tunagrahita mengalami gangguan gerak otot-otot yang lemah karena tidak aktif bergerak. Pembelajaran tari untuk anak tunagrahita berbeda dengan pembelajaran tari pada umumnya menyangkut cara penyampaian materi pelajaran serta metode mengajar harus sesuai dengan karakteristik siswa. Karena anak tunagrahita termasuk kategori anak yang lamban dalam belajarnya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan 1) pelaksanaan pembelajaran tari kupu-kupu pada anak tunagrahita C1 di SDLB Negeri Kedungkandang kota Malang 2) faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran tari kupu-kupu pada anak tunagrahita C1 di SDLB Negeri Kedungkandang kota Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SDLB Negeri Kedungkandang. Prosedur pengumpulan data dengan wawancara observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data penyajian data serta kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan dilakukan dengan cara perpanjangan keikutsertaan ketekunan pengamatan dan trianggulasi. Tahap-tahap penelitian yang di gunakan yaitu tahap persiapan tahap pelaksanaan peneliti dan tahap penyusunan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pembelajaran tari kupu-kupu menggunakan tahapan a) perencanaan yang meliputi persiapan materi dan persiapan mental b) pelaksanaan yang meliputi penyampaian pembelajaran pengelolaan kelas metode pembelajaran media sarana dan prasarana c) evaluasi dan penilaian 2) Faktor pendukung pada kegiatan pembelajaran tari kupu-kupu berupa kreativitas guru kepala sekolah sarana dan prasarana antusias siswa orang tua. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kondisi siswa dan komunikasi. Pembelajaran tari kupu-kupu tidak menggunakan perencanaan tertulis karena disesuaikan dengan kondisi siswa tunagrahita. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan 1) Diadakan penelitian lanjutan 2) guru seni tari diharapkan membuat perencanaan pembelajaran dan guru diharapkan lulusan dari sarjana seni 3) Instasi yang terkait diharapkan mendukung penuh kegiatan sekolah 4) Bagi UM penelitian ini diharapkan menjadi salah satu wacana penambah informasi tentang pembelajaran yang berlangsung di SDLB Negeri Kedungkandang.