Skripsi
Perkembangan kesenian Jaran Bodhag tahun 1980-2014 Sanggar Sri Manis di Kota Probolinggo / Silviana Freesty Soebagio
Abstrak
Soebagio Silviana Freesty. 2014. Perkembangan Kesenian Jaran Bodhag Tahun 1980-2014 Sanggar Sri Manis di Kota Probolinggo. Skripsi Jurusan Seni dan Desan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hariyanto M.Hum (2) Hartono S.Sn M.Sn. Kata Kunci Perkembangan Kesenian Jaran Bodhag Probolinggo Sri Manis 12288 12288 12288 12288 12288 Probolinggo adalah salah satu kota di Provinsi Jawa Timur yang memiliki banyak kesenian diantaranya adalah kesenian Jaran Bodhag. Kesenian Jaran Bodhag merupakan tiruan dari Jaran Kencak. Jaran Bodhag merupakan kesenian rakyat kota Probolinggo. Kesenian ini ada karena pada saat itu masyarakat kota Probolinggo menginginkan suatu pertunjukan yang murah. Pada saat itu masyarakat kota Probolinggo terbilang ekonomi menengah kebawah. Saat ini kesenian Jaran Bodhag merupakan ikon kota Probolinggo hal ini menjadi alasan peneliti untuk menggali lebih dalam lagi tentang Perkembangan Kesenian Jaran Bodhag Tahun 1980-2014 di Kota Probolinggo. Tujuan penelitian yaitu 1) Mendeskripsikan perkembangan kesenian Jaran Bodhag tahun 1980-2014 di kota Probolinggo 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kesenian Jaran Bodhag di kota Probolinggo.. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini berada di sanggar Sri Manis di kota Probolinggo dan di sanggar Bina Tari Bayu Kencana (DKP) Jalan Suroyo di museum Probolinggo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Kegiatan analisis data di mulai dari tahap reduksi tahap penyajian data serta tahap penarikan simpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perkembangan kesenian Jaran Bodhag tahun 1980-2014 sanggar Sri Manis kota Probolinggo adalah struktur penyajian bentuk pertunjukan dan unsur-unsur pendukung kesenian Jaran Bodhag 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kesenian Jaran Bodhag yaitu faktor internal dari seniman Jaran Bodhag sanggar Sri Manis dan faktor eksternal yaitu kebutuhan pariwisata dan kebutuhan selera atau minat masyarakat. Kesenian Jaran Bodhag merupakan kesenian yang dapat dijumpai pada pertunjukan hajatan khitanan atau perkawainan. Dalam perkembangannya karena kesenian ini lahir dan tumbuh dari masyarakat kota Probolinggo sehingga kesenian ini dijadikan ikon kota Probolinggo. Pada tahun 2009 pemerintah kota Probolinggo dalam acara SEMIPRO (Seminggu di Probolinggo) mengadakan festival Jaran Bodhag guna untuk melestarikan budaya dan memberikan wadah untuk berkreativitas pada seniman Jaran Bodhag. 12288 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan ada penelitian yang lebih lanjut dan lebih menyempurnakan hasil penelitian ini serta dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Probolinggo untuk melestarikan kesenian-kesenian yang dimiliki kota Probolinggo.