Skripsi
Kajian struktur dan komposisi komunitas serangga predator yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati di Perkebunan Kopi Desa Bangelan Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang / Sandy Ayu Puri Agung
Abstrak
Puriagung Sandy Ayu. 2014. Kajian Struktur dan Komposisi Serangga Predator Sebagai Agen Pengendali Hayati Pada Lahan Perkebunan Kopi di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang.Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ibrohim M.Si (II) Dra. Hawa Tuarita M.S. Kata Kunci Struktur Komposisi Serangga Predator Desa Bangelan Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang yaitu salah satu daerah penghasil kopi di Provinsi Jawa Timur. Perkebunan kopi di Desa Bangelan masih menggunakan sistem konvensional dimana para petani terus menerus menggunakan pestisida untuk mengurangi jumlah hama. Keberadaan serangga predator di perkebunan kopi sangat penting untuk mengendalikan hama maka dilakukan penelitian mengenai kajian struktur dan komposisi serangga predator di perkebunan kopi. Untuk mengetahui jenis serangga predator mengetahui struktur komunitas serangga predator mengetahui komposisi komunitas serangga predator dan mengetahui serangga predator yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dan dilakukan pada bulan Maret-Juni 2014 di lahan perkebunan kopi yang menggunakan pestisida. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode pengamatan langsung dan menggunakan metode jebakan dengan light trap. Pengumpulan sampel dilakukan dengan cara mengambil dengan menggunakan tangan secara langsung serangga predator yang terambil di pucuk tanaman kopi dan jebakan light trap dilakukan pada waktu malam hari dengan bantuan cahaya lampu 10 watt. Faktor abiotik yang dihitung dihubungkan dengan Indeks Nilai Penting serangga predator antara siang dan malam secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa jenis serangga predator yang diperoleh di lahan perkebunan kopi yaitu terdiri dari 4 ordo 9 familia dan 17 spesies. Serangga predator yang ditemukan yaitu Ordo Coleoptera Hymenoptera Mantodea dan Hemiptera. Indeks Nilai Penting serangga predator tertinggi dimiliki oleh Curinus coeruleus dengan nilai sebesar 56 92% sedangkan untuk Indeks Nilai Penting serangga predator tertinggi pada waktu malam hari yaitu dimiliki oleh Deraecoris flavilinea dengan nilai sebesar 35 78%. Keanekaragaman (H ) serangga predator di lahan perkebunan kopi tergolong sedang dengan nilai H sebesar 2 120. Kemerataan serangga predator di lahan perkebunan kopi tergolong tidak merata dengan nilai E sebesar 0 884 dan kekayaan serangga predator di lahan perkebunan kopi tergolong sedang dengan nilai R sebesar 3 106. Serangga predator yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati yaitu Dindymus rubiginosus Curinus corelius Chilocorus circumdatus Micraspis frenata Illeis koebelei Oenopia cinctella Coelophora inaequalis Deraecoris flavilinea Cantharis bicolor Tenodera sinensis Ragonycha sp.