UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengembangan multimedia pembelajaran kimia pada materi Redoks untuk SMA kelas X / Nanda Try Hastuti

Hastuti, Nanda Try - Nama Orang;

Abstrak
Hastuti Nanda Try. 2013. Pengembangan Multimedia Pembelajaran Kimia pada Materi Redoks untuk SMA Kelas X. Skripsi Jurusan kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Munzil S.Pd M.Si. (II) Drs.Su aidy M.Pd.. Kata Kunci Multimedia Four-D Model Reaksi Redoks Pada umumnya pembelajaran kimia di dalam kelas masih menggunakan metode ceramah dan menggunakan media buku dan papan tulis sebagai penunjang . Penggunaan buku dalam pengajaran kimia terkesan membosankan dan monoton dikalangan siswa-siswi SMA/MA. Untuk menggambarkan konsep abstrak dibutuhkan media yang mampu menggambarkan konsep tersebut secara dinamis dalam bentuk makro maupun mikroskopisnya agar lebih mudah dimengerti oleh siswa. Salah satu materi abstrak yang membutuhkan gambaran secara makro dan mikro yaitu meteri reaksi redoks. Cara yang tepat untuk menjelaskan konsep abstrak dalam materi ini yaitu dengan menggunkan multimedia pembelajaran. Multimedia yang dikembangkan guna menambah sumber belajar siswa menyajikan video dan animasi di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu Mengetahui hasil pengembangan multimedia pada materi redoks dan mengatahui kevalidan dari pengembangan media pembelajaran kimia dalam pokok bahasan reaksi redoks untuk SMA kelas X tersebut. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model Four-D yang terdiri dari dari Define (perencanaan) Design (perancangan) Develop (pengembangan) dan Disseminate (penyebaran). Model ini juga biasa disebut sebagai model pengembangan 4-P. Validasi yang dilakukan adalah validasi terhadap materi dan validasi terhadap media yang dikembangkan. Validasi dilakukan dua tahap validasi pertama yang akan dilakukan oleh ahli media dari dosen fakultas kimia dan validasi tahap kedua akan dilakukan oleh ahli materi dari guru SMAN 6 dan SMAN 4 Malang. Kriteria kelayakan validasi media pada angket dengan skala 30-100. Pada skala 80-100 masuk pada kriteria sangat layak 66-79 masuk pada kriteria layak 56-65 untuk kriteria cukup layak dan perlu dilakukannya revisi 40-55 untuk kriteria tidak layak dan perlu dilakukan revisi untuk kriteria tidak layak dan perlu dilakukannya revisi total. Multimedia yang dikembangkan memiliki karakteristik yaitu (1) terdapat animasi untuk menjelaskan konsep secara mikroskopis (2) terdapat video untuk menjelaskan konsep secara mikroskopis (3) terdapat evaluasi untuk mengetahui pemahaman setelah mempelajari multimedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran redoks yang dikembangkan telah memenuhi kriteria sangat layak pada validasi materi dengan rata-rata nilai 99. Mendapat kriteria layak pada validasi media dengan rata-rata nilai 75. Berdasarkan hasil penilaian tersebut tidak perlu dilakukan revisi terhadap multimedia pembelajaran yang dikembangkan.


Informasi Detail
DDC
Rs 541.393 HAS p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Kimia, 2014.
Deskripsi Fisik
x, 76 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04157/KI/14
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. KIMIA - REAKSI REDOKS - MEDIA PEMBELAJARAN
Pembimbing
1. Munzil ; 2. Muhammad Su'ady
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik