Tugas Akhir
Perencanaan lapis tambahan (overlay) dan rencana anggaran biaya pada ruas jalan Ponorogo-Menang (STA 202+600-208+000) Kabupaten Ponorogo / Wan Arrowy A.W.S
Abstrak
Arrowy A.W.S Wan 2014. Perencanaan Lapis Tambahan (Overlay) dan Rencana Anggaran Biaya pada Ruas Jalan Ponorogo-Menang (STA 202 600 208 000) Kabupaten Ponorogo. Proyek Akhir Program Studi D3 Teknik Sipil dan Bangunan Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang Pembimbing Drs. H. Bambang Supriyanto S.T. M.T. Kata Kunci perencanaan lapis tambahan rencana anggaran biaya Pencapaian pertumbuhan di bidang ekonomi selama ini telah menimbulkan berbagai tuntutan baru diantaranya sektor peningkatan jalan. Untuk mendukung agar pertumbuhan perekonomian semakin meningkat dituntut pula sarana dan prasarana yang memadai. Perbaikan di sektor jalan dirasa perlu untuk menunjang pertumbuhan ekonomi. Berkaitan dengan itu maka diperlukan pembahasan Perencanaan Lapis Tambahan (overlay). Perencanaan Lapis Tambahan (Overlay) ini dengan tujuan untuk meningkatkan sarana dan prasaran jalan yang sangat berperan dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat selain itu juga dapat meningkatkan kenyamanan berkendara dalam masyarakat. Penelitan dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan data-data yang diperlukan untuk merencanakan lapis tambahan. Data-data yang diperlukan adalah lendutan balik data lalu lintas harian rata-rata. Selain itu survey permukaan perlu dilaksanakan untuk mendapatkan data foto jalan yang mengalami penurunan retak dan mengalami pengelupasan. Berdasarkan penelitian pada Ruas Jalan Ponorogo-Menang mengalami keretakan dan pengelupasan lapisan atas sehingga berpotensi sebagai penyebab terjadinya penurunan tingkat pelayanan terhadap pengguna jalan. Laporan akhir ini bertujuan untuk merencanakan tebal lapis tambahan untuk mengembalikan fungsi dan mutu jalan. Metode Benkelman Beam digunakan untuk merencanakan tebal lapis tambah dengan metode Lendutan Balik dan menggunakan perkerasan Laston. Berdasarkan data yang didapat dari alat Benkelman Beam dan data LHR maka dilakukan perhitungan tebal lapis tambahan dengan menggunakan metode lendutan balik diperoleh tebal lapis tambah 3 cm. Berdasarkan analisa anggaran biaya diproleh Rencana Anggaran Biaya Rp 8.662.662.000 00 (Delapan Milyar Enam Ratus Enam Puluh Dua Juta Enam Ratus Enam Puluh Dua Ribu Rupiah) yang dihasilkan dari perhitungan Rencana Anggaran Biaya.