Skripsi
Hubungan self regulation dengan kepercayaan diri pada siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 1 Kepanjen tahun ajaran 2013/2014 / Muhammad Nanang Setiawan
Abstrak
Setiawan Muhammad Nanang. 2014. Hubungan Self Regulation dengan Kepercayaan Diri pada Siswa yang Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler di SMAN 1 Kepanjen Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Harmiyanto M.Pd. (II) Dr. Andi Mappiare A.T. M.Pd. Kata kunci self regulation kepercayaan diri ekstrakurikuler 12288 12288 12288 12288 Self regulation adalah upaya individu untuk mengatur diri dalam suatu aktifitas dengan mengikutsertakan kemampuan metakognisi motivasi dan perilaku aktif. Self regulation bukan merupakan kemampuan mental ataupun akademik melainkan bagaimana individu mengolah dan mengubah pada suatu aktifitas. Self regulation tinggi dapat menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri pada siswa. Dengan adanya self regulation yang tinggi maka diharapkan dapat mendorong kepercayaan diri siswa. Kepercayaan diri ini penting karena seseorang akan memiliki perasaan puas dan yakin terhadap kemampuan yang dimiliki sekaligus berusaha mengembangkan penilaian positif terhadap diri dan lingkungan. Karena keragaman pendapat siswa mengenai self regulation kemungkinan kepercayaan diri siswa berbeda-beda pula. 12288 12288 12288 12288 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) gambaran self regulation siswa SMAN 1 Kepanjen (2) tingkat kepercayaan diri siswa SMAN 1 Kepanjen dan (3) hubungan antara self regulation dengan kepercayaan diri siswa SMAN 1 Kepanjen yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. 12288 12288 12288 12288 Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X XI kelas XII SMAN 1 Kepanjen tahun ajaran 2013/2014. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling diperoleh sampel penelitian dengan jumlah 93 siswa. Instrumen penelitian ini berupa angket model skala Likert. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif (persentase) dan analisis korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) banyak siswa memiliki self regulation dengan kategori tinggi (2) banyak siswa memiliki kepercayaan diri yang tinggi (3) dari hasil pengujian hipotesis dinyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara self regulation dengan kepercayaan diri siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 1 Kepanjen. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan simpulan penelitian ini disarankan pada kepala sekolah untuk senantiasa menjaga ekstrakurikuler dan meningkatkan mutu guna menciptakan self regulation dan juga kepercayaan diri pada siswa. Kepada konselor diharapkan dapat berperan serta dalam pemberian layanan kepada peserta didik dan senantiasa menjadi motivator bagi para siswa baik secara individu ataupun kelompok. Kepada guru diharapkan dapat menciptakan lingkungan positif dalam kelas dan pembelajaran yang meningkatkan kedisiplinan agar terwujud self regulation yang tinggi sehingga menumbuhkan kepercayaan diri tinggi pada diri siswa.