Skripsi
Pemanfaatan laboratorium IPS dalam pembelajaran sejarah pada kelas XI di SMA Negeri 1 Srengat / Rifqi A\'zhom Muta\'allimin
Abstrak
Muta allimin Rifqi A zhom. 2014. Pemanfaatan Laboratorium IPS dalam Pembelajaran Sejarah pada Kelas XI di SMA Negeri 1 Srengat. Skripsi Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Zainul Abidin M.Pd (II) Arafah Husna S.Pd M.Med.Kom. Kata Kunci pemanfaatan laboratorium IPS pembelajaran sejarah 12288 12288 12288 12288 12288 Laboratorium merupakan tempat di mana peserta didik dapat mempelajari secara mendalam penerapan dari materi pelajaran yang mereka pelajari. Biasanya laboratorium hanya dikaitkan dengan matapelajaran IPA saja. Namun laboratorium juga bisa digunakan untuk matapelajaran lain seperti bahasa dengan laboratorium bahasa dan pelajaran IPS dengan laboratorium IPS. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa laboratorium untuk matapelajaran IPS sangat jarang ditemui khususnya di Kabupaten Blitar. SMA Negeri 1 Srengat merupakan salah satu dari sedikit sekolah yang memiliki laboratorium IPS sebagai salah satu sarana prasarana sekolah. 12288 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup kondisi fisik kegiatan akademik pengorganisasian kegiatan evaluasi tata kelola administrasi kendala dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam pemanfaatan laboratorium IPS dalam pembelajaran sejarah pada kelas XI di SMA Negeri 1 Srengat. 12288 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Data yang diperoleh berasal dari guru sejarah di SMA Negeri 1 Srengat laboran IPS dan peserta didik kelas XI dengan sampel yang diambil berjumlah 50 peserta didik dari 11 kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket wawancara dan observasi. Instrument yang digunakan berupa pedoman wawancara yang ditujukan kepada guru sejarah dan laboran IPS angket yang ditujukan kepada peserta didik dan pedoman observasi yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan observasi. 12288 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa luas laboratorium IPS di SMA Negeri 1 Srengat cukup untuk menampung 40 peserta didik namun fasilitas masih kurang lengkap. Pengorganisasian laboratorium IPS cukup meminimalisir terjadinya bahaya dalam pembelajaran. Tata tertib telah terpasang namun cukup banyak peserta didik yang kurang mengetahui. Kegiatan akademik yang dilaksanakan dalam pembelajaran sejarah berupa melihat video dan presentasi yang cukup sering dilakukan. Namun kegiatan tersebut masih kurang memenuhi fungsi laboratorium. Pengadministrasian di laboratorium IPS rutin dilakukan namun form yang ada masih kurang lengkap. Kegiatan evaluasi rutin dilakukan setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Kendala yang ditemui berupa keterbatasan video pembelajaran dan jadwal penggunaan laboratorium. Selain itu peserta didik juga cukup sering merasa bosan. Upaya yang telah dilakukan berupa pemasangan LCD proyektor di beberapa kelas serta meningkatkan fasilitas yang ada. Secara umum laboratorium IPS di SMA N 1 Srengat masih sangat jauh dari standar ideal sebuah laboratorium sekolah. 12288 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan kesimpulan tersebut disarankan agar peserta didik lebih memperhatikan tata tertib yang ada. Selain itu guru sebaiknya lebih melibatkan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran di laboratotium IPS. Sebaiknya guru lebih sering melakukan variasi agar peserta didik tidak bosan. Selain itu sebaiknya sekolah segera merealisasikan rencana pengembangan laboratorium IPS. Kemudian sebaiknya sekolah juga menambahkan fasilitas dan menambahkan ruang display di laboratorium IPS yang bisa digunakan untuk memajang koleksi laboratorium khususnya yang terkait dengan matapelajaran sejarah.