Skripsi
Uji daya antifungal ekstrak etanol daun sirih hitam (Piper betle L. Var Nigra) dan daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap penghambatan pertumbuhan Candida albicans secara invitro / Yunita Putri Irsadul Ummah
Abstrak
Ummah Yunita Putri Irsadul. 2014. Uji Daya Antifungal Ekstrak Etanol Daun Sirih Hitam (Piper betle var Nigra) dan Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) terhadap Penghambatan Pertumbuhan Candida albicans Secara In Vitro. Skripsi. Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Dra Utami Sri Hastuti M.Pd (II) Sitoresmi Prabaningtias S.Si M.Si 12288 12288 12288 12288 Kata kunci daya antifungal daun sirih hitam (Piper betle L. var Nigra) daun sirih hijau (Piper betle L.) Candida albicans. 12288 12288 12288 12288 Tanaman sirih hitam (Piper betle L.var Nigra) dan tanaman sirih hijau (Piper betle L.) merupakan spesies-spesies anggota familia Piperaceae. Kedua spesies tanaman tersebut mengandung senyawa-senyawa antifungal antara lain tannin flavonoid dan saponin. Candida albicans merupakan khamir penyebab penyakit keputihan. Potensi antifungal ekstrak etanol tanaman tersebut khususnya terhadap C. albicans perlu di uji secara invitro. Tujuan penelitian ini ialah 1) meneliti pengaruh ekstrak etanol daun sirih hitam dalam beberapa macam konsentrasi terhadap penghambatan pertumbuhan C. albicans secara invitro 2) meneliti pengaruh ekstrak etanol daun sirih hijau dalam beberapa macam konsentrasi terhadap penghambatan pertumbuhan C. albicans secara invitro 3) menentukan konsentrasi yang paling efektif antara ekstrak etanol daun sirih hitam dalam beberapa macam konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan C. albicans secara invitro 4) menentukan konsentrasi yang paling efektif antara ekstrak etanol daun sirih hijau dalam beberapa macam konsentrasi untuk menghambat pertumbuhan C. albicans secara invitro. Ekstrak kedua spesies diperoleh dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 95% dilanjutkan dengan penyaringan steril dan penguapan sehingga diperoleh filtrat. Filtrat diencerkan dalam 10 tingkat konsentrasi yaitu 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% dan 90% menggunakan larutan solutio petit. Pengujian daya antifungal dilakukan dengan metode difusi agar teknik sumuran pada medium Sabouraud Dextrose Agar yang telah diinokulasikan dengan C. albicans. Hasil penelitian ini ialah 1) ada pengaruh ekstrak etanol daun sirih hitam dalam beberapa macam konsentrasi terhadap penghambatan pertumbuhan C. albicans secara invitro. 2) ada pengaruh ekstrak etanol daun sirih hijau dalam beberapa macam konsentrasi terhadap penghambatan pertumbuhan C. albicans secara invitro 3) Ekstrak etanol daun sirih hitam tidak memiliki konsentrasi efektif dalam menghambat pertumbuhan C. albicans secara invitro 4) Ekstrak etanol daun sirih hijau pada konsentrasi 10% merupakan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan C. albicans secara invitro.