Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPS melalui model pembelajaran quantum learning di kelas IV SDN Bendo 02 Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar / Lisbeth Ulorlo
Abstrak
Lisbeth Ulorlo. 2014. Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Quantum Learning Di Kelas IV SDN Bendo 02 Kota Blitar Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Suminah S.Pd M.Pd (II) Drs. Santoso Yuewono S. Pd. Kata kunci hasil belajar ips quantum learning Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti terdapat beberapa permasalahan diantaranya (1) pembelajaran kurang menarik karena hanya paparan konsep dan kecendurungan berpusat pada guru (2) metode ceramah (3) Siswa kurang aktif dalam pembelajaran dan siswa jarang sekali bertanya tentang materi yang belum mereka kuasai dan (4) media pembelajaran kurang memaksimalkan sehingga membuat siswa bosan dalam pembelajaran . Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa. Siswa yang tuntas sebanyak 10 dengan presentase 43% siswa yang tidak tuntas sebanyak 13 dengan persentase 57% dari 23siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran model Quantum Learning dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan adalah (1) lembar observasi aktivitas siswa (2) lembar observasi aktivitas guru wawancara dan catatan lengkap. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada pra tindakan mencapai 43 % pada siklus I pertemuan 1 mencapai 40%. Siklus I pertemuan II mencapai 65% dan siklus II pertemuan I mencapai 87%. Dari siklus I sampai dengan siklus II mencapai peningkatan sebesar 12% dari 23 siswa yang tuntas 20 siswa dan yang belum tuntas 3 siswa. Sedangkan aktifitas belajar siswa terlihat dari siklus I pertemuan I jumlah rata-rata keaktifan 38 kerja sama 43 dan mengkomunikasikan hasil 45 pada siklus I pertemuan II jumlah rata-rata keaktifan 44 kerja sama 45 dan mengkomunikasikan hasi 47. Sedangkan pada siklus II pertemuan I jumlah rata-rata dalam keaktfan 61 kerja sama 64 dan mengkomunikasikan hasil 55. Hal ini menunjukkan peningkatan hasil belajar dari setiap siklus sebesar 15%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Quantum Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Bendo 02 Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar.