Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran berbasis mind map pada mata pelajaran pemrograman dasar SMK kelas X di SMKN 1 Boyolangu / Rizka Pandhu Setyawan
Abstrak
Setyawan Rizka Pandhu. 2014. Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Mind Map pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar SMK Kelas X Di SMKN 1 Boyolangu. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) I Made Wirawan S.T. S.S.T. M.T. (II) M. Zainal Arifin S.Si. M.Kom. Kata Kunci Modul Pemrograman Dasar Mind Map Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Proses pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa untuk menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah yang terampil terdidik dan profesional serta mampu mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Maka diperlukan sebuah sumber belajar yang mampu meningkatkan kemampuan lulusan siswa SMK yang berkualitas dan siap kerja. Sumber belajar berupa buku dinilai memiliki peran penting dan cukup strategis dalam penyampaian materi pembelajaran. Tujuan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan bahan ajar berupa modul sebagai bahan untuk pembelajaran baik di kelas maupun di luar kelas sebagai bahan pegangan guru maupun siswa. Modul ini sebagai solusi ketersedian buku pegangan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar siswa khususnya pada mata pelajaran pemrograman dasar. Pada mata pelajaran tersebut diperlukan pemahaman dan ilustrasi yang jelas sehingga pada modul tersebut ditambahkan konsep mind map pada modul tersebut yang diharapkan mampu meningkatkan tingkat pemahaman siswa dan mampu mengoptimalkan siswa dalam belajar. Model pengembangan yang digunakan dalam mengembangkan modul pembelajaran yaitu model pengembangan Borg Gall yang terdiri dari 10 tahapan yaitu (1) penelitian dan pengumpulan data (2) perencanaan (3) pengembangan draf produk (4) uji coba lapangan awal (5) revisi hasil uji coba (6) uji coba lapangan (7) penyempurnaan produk hasil uji lapangan (8) uji pelaksanaan lapangan (9) penyempurnaan produk akhir (10) diseminasi dan implementasi. Subjek uji coba dalam media penelitian ini terdiri dari ahli media ahli materi dan siswa yang dilakukan oleh observer. Instrumen yang digunakan untuk melakukan pengumpulan data berupa kuisioner. Hasil analisis data validasi dan uji coba dari pengembangan modul pembelajaran berbasis mind map pada mata pelajaran pemrograman dasar di SMKN 1 Boyolangu ini dikembangkan dengan baik berdasarkan model pengembangan Borg Gall dengan persentase validitas dari ahli media sebesar 85% validitas dari ahli materi sebesar 86 5% uji coba melalui kelompok kecil sebesar 83% dan uji coba melalui kelompok besar sebesar 87 22%. Hasil rata-rata persentase validitas yang diperoleh sebesar 85 43%.