Skripsi
Pengaruh heat input pada pengelasan mag terhadap sifat mekanik sambungan las / Khoirul Anaam
Abstrak
Anaam Khoirul. 2014. Pengaruh Heat Input Pada Pengelasan MAG Terhadap Sifat Mekanik Sambungan Las. Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Suwarno M.Pd (II) PrihantoTri hutomo S.T. M.T. Kata Kunci Las MAG Kekerasan Struktur Mikro Heat Input 12288 12288 12288 12288 Pengelasan GMAW banyak digunakan dalam dunia industri salah satunya untuk pengelasan baja karbon rendah. Baja karbon rendah banyak digunakan antara lain untuk konstruksi jembatan rangka kendaraan dan konstruksi bangunan. Heat input yang digunakan dalam pengelasan mempengaruhi kualitas hasil sambungan las. Hal ini akan mempengaruhi struktur akhir yang terbentuk sehingga berpengaruh pada kekerasan hasil pengelasan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh variasi heat input terhadap kekerasan dan struktur mikro sambungan las baja karbon rendah. 12288 12288 12288 12288 Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian eksperimental. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.Teknik analisis data pada penelitian ini adalah dengan membandingkan data hasil kekerasan dan struktur mikro daerah HAZ. Objek penelitian ini adalah baja karbon rendah yang diberi perlakuan yakni pengelasan dengan variasi heat input dan kemudian di uji kekerasan dan struktur mikro. Spesimen yang telah didinginkan kemudian di lakukan uji kekerasan dan dilakukan foto struktur mikro pada daerah HAZ. Hasil kekerasan dan foto struktur mikro kemudian di analisis. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian diperoleh pengaruh variasi heat input pada pengelasan baja karbon rendah memberikan pengaruh terhadap kekerasan dan struktur mikro sambungan las. Kekerasan rata-rata dengan heat input 1850 J/mm yaitu 91 HRB dengan heat input 2122 J/mm yaitu 90.8 HRB dengan heat input 2394 J/mm yaitu 89.5 HRB dengan heat input 2404 J/mm yaitu 89.4 HRB dengan heat input 2757 J/mm yaitu 90.1 HRB dengan heat input 2958 J/mm yaitu 89.3 HRB dengan heat input 3111 J/mm yaitu 89.2 HRB dengan heat input 3393 J/mm yaitu 88.9 HRB dan dengan heat input 3828 J/mm yaitu 88.7 HRB. Sedangkan struktur mikro daerah HAZ yang dihasilkan dengan media pendingin udara didominasi oleh ferit dan perlit. Laju pendinginan berpengaruh terhadap hasil kekerasan sambungan las. Semakin cepat laju pendinginan paska pengelasan maka semakin menaikkan kekerasan..