UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Struktur dan komposisi komunitas arthropoda tanah di lahan perkebunan kopi (Coffea spp.) di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang / Risca Dwi Kusuma

Kusuma, Risca Dwi - Nama Orang;

Abstrak
Kusuma Risca Dwi. 2014. Struktur dan Komposisi Komunitas Arhtropoda tanah di Lahan Perkebunan Kopi (Coffea spp.) di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Fatchur Rohman M.Si (II) Drs. H. Agus Dharmawan M.Si Kata kunci Struktur komunitas Komposisi Komunitas Arthropoda Tanah Lahan Perkebunan Kopi. Kopi adalah salah satu komoditi dengan nilai ekonomi tinggi. Maka dari itu produksi kopi harus di tingkatkan lagi. Lahan yang potensial untuk kopi adalah di Kabupaten Malang tepatnya di Desa Bangelan Kecamatan Wonosari. Lahan perkebunan kopi yang digunakan adalah kopi dengan naungan lamtoro. Luas lahan yang digunakan untuk penelitian adalah 174x52 m2. Penelitian ini menganalisis tentang kelimpahan relatif indeks nilai penting keanekaragaman kemerataan kekayaan dan mengetahui hubungan faktor lingkungan terhadap struktur dan komposisi komunitas. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Metode yang digunakan adalah Pithfall trap untuk menangkap Arthropoda epifauna dan Isolasi basah untuk menangkap Arthropoda infauna tanah. Waktu pengabilan sampel pada bulan Maret 2014. Pada lahan penelitian di pasang 60 pithfall dan 60 sampel tanah untuk isolasi basah. Pengukuran faktor abiotik pada tiap-tiap plot terdiri dari suhu tanah pH tanah kelembaban tanah .Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian diperoleh ditemukan 23 spesies. Dari 23 spesies di temukan bahwa 19 merupakan Arthropoda epifauna tanah. Sedangkan 4 spesies merupakan Arthropoda infauna tanah. Nilai KRi epifauna tanah tertinggi dimiliki oleh Enthomobryia sp. sebesar 57 53%. KRI infauna tanah tertinggi dimiliki oleh Hypogastrura sp dengan nilai 32 31% INP arthropoda epifauna tanah tertinggi dimiliki oleh Enthomobryia sp dengan nilai sebesar 48 97 %. INP Arthropoda infauna tanah tertinggi dimiliki oleh Hypogastrura sp dengan nilai sebesar 102 69 %.. Nilai H sebesar 1 72 untuk epifauna dan 1 34 untuk infauna nilai E sebesar 0 58 untuk epifauna dan 0 96 untuk infauna nilai R sebesar 2 54 untuk epifauna dan 0 39 untuk infauna. 12288 12288 12288 12288 Dari penghitungan regresi faktor abiotik berpengaruh pada kelimpahan relatif epifauna dan frekuensi relatif epifauna. Kelembaban memiliki sumbangan paling tinggi. Perlu dilakukan penetian selanjutnya tentang pengaruh bahan organik seperti C dan N terhadap Arthropoda tanah baik epifauna maupun infauna.


Informasi Detail
DDC
Rs 632.65 KUS s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2014.
Deskripsi Fisik
ix, 95 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04541/KI/14
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. KOPI, PERKEBUNAN - HAMA
Pembimbing
1. Fatchur Rohaman ; 2. Agus Dharmawan
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik