Skripsi
Identifikasi penguasaan kompetensi konselor SMA Negeri di Kota Malang / Binti Qurrotul A\'yunin
Abstrak
A yunin Binti Q. 2014. Identifikasi Penguasaan Kompetensi Konselor SMA Negeri di Kota Malang. Skripsi Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Andi Mappiare AT M.Pd. (II) Drs. Widada M.Si. Kata Kunci Identifikasi Penguasaan Kompetensi Konselor 12288 12288 12288 12288 Penguasaan kompetensi merujuk pada kemampuan melaksanakan tugas-tugas dan pada bagaimana seharusnya seseorang berperilaku untuk menjalankan peran tertentu secara kompeten dalam suatu bidang kerja. Kompetensi yang dimaksud penelitian ini telah tertera dalam Permendiknas No. 27 Tahun 2008 yaitu 1) kompetensi pedagogik 2) kompetensi kepribadian 3) kompetensi sosial dan 4) kompetensi profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran responden dalam hal penguasaan kompetensi pedagogik kompetensi kepribadian kompetensi sosial dan kompetensi profesional. 12288 12288 12288 12288 Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu 27 konselor SMA Negeri di Kota Malang yang ditentukan dengan salah satu jenis dari teknik pengambilan sampel nonprobability sampling yaitu teknik incidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan sebagai alat pengumpulan data yaitu angket atau kuesioner. Teknik analisis data dilakukan secara manual dengan bantuan microsoft excel untuk penghitungan persentase frekuensi responden. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk kompetensi pedagogik hanya sebagian kecil konselor SMA Negeri di Kota Malang yang telah menguasai kompetensi tersebut dengan sepenuhnya. Kemampuan yang paling dikuasai oleh konselor dalam kompetensi pedagogik yaitu membaca dan menerapkan teori tentang ilmu bimbingan dan konseling dalam ranah pendidikan. Untuk kompetensi kepribadian sebagian besar konselor telah menguasai kompetensi tersebut dengan sepenuhnya terutama pada kemampuan dalam menerapkan sikap saling menghormati terhadap seluruh personil sekolah. Untuk kompetensi sosial sebagian kecil konselor telah menguasai dengan sepenuhnya terutama pada kemampuan dalam mengaplikasikan teori-teori BK sesuai dengan Kode Etik Profesi BK. Begitu juga dengan kompetensi profesional sebagian kecil saja yang telah memiliki penguasaan sepenuhnya. Dapat diketahui bahwa kemampuan yang menonjol dari kompetensi profesional yaitu pada kemampuan mempraktikkan penyusunan rencana pelaksanaan program BK menunjukkan keterbukaan terhadap siswa untuk memfasilitasi perkembangan akademik karier pribadi dan sosial siswa serta mengaplikasikan asas kerahasiaan dalam praktik BK. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian tersebut saran yang dapat diberikan antara lain 1) diharapkan bagi para konselor untuk mengambil tindakan meningkatkan penguasaan kompetensi pedagogik sosial dan profesional dan mempertahankan penguasaan kompetensi kepribadian yang telah dimiliki 2) diharapkan peneliti selanjutnya dapat memperluas ruang lingkup penelitian dan mengembangkan alat evaluasi untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi konselor secara detail.