Skripsi
Pengaruh pengalaman auditor, motivasi kerja auditor, dan tekanan waktu audit terhadap kualitas audit / Desynta Tri Wulansari
Abstrak
Wulansari Desynta Tri. 2014. Pengaruh Pengalaman Auditor Motivasi Kerja Auditor dan Tekanan Waktu Audit terhadap Kualitas Audit. Skripsi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Dodik Juliardi S.E. Ak. M.M (II) Nujmatul Laily S.Pd M.SA. Kata Kunci Pengalaman Auditor Motivasi Kerja Auditor Tekanan Waktu Audit dan Kualitas Audit. Kualitas audit merupakan kemungkinan dimana seorang auditor pada saat mengaudit dapat menemukan pelanggaran dalam sistem akuntansi klien dan melaporkannya dalam laporan keuangan auditan yang berpedoman pada standar auditing dan kode etik akuntan publik yang relevan. Perilaku seseorang dalam organisasi ditentukan oleh kombinasi dari variabel tempat pengendalian yang terdiri atas 2 komponen yaitu pengendalian internal dan pengendalian eksternal. Kualitas audit diatur dan dikendalikan dalam Standar Pengendalian Mutu (SPM). Salah satu unsur dari standar pengendalian mutu adalah ketentuan etika profesi yang berlaku. Unsur ini mencakup prinsip-prinsip dasar etika profesi yang harus dalam diri auditor itu sendiri yang dapat berpengaruh terhadap kualitas audit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari pengalaman auditor motivasi kerja auditor dan tekanan waktu audit terhadap kualitas audit yang dimiliki para auditor dengan menggunakan analisis regresi berganda. Obyek penelitian adalah para auditor pada KAP di kota Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Terdapat 7 KAP dengan jumlah auditor sebanyak 65 auditor. Kuesioner yang disebarkan sebanyak 73 kuesioner dan jumlah kuesioner yang layak untuk diolah sebanyak 40 kuesioner (54 8%). Pada penelitian ini terdapat 4 variabel yang terdiri dari tiga variabel independen yaitu pengalaman auditor motivasi kerja auditor tekanan waktu audit dan satu variabel dependen yaitu kualitas audit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengalaman auditor (X1) dan motivasi kerja auditor (X2) berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Sedangkan untuk tekanan waktu audit (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengalaman auditor motivasi kerja auditor dan tekanan waktu audit secara bersama-sama mempengaruhi kualitas audit sebesar 65 8% sedangkan sisanya 34 2% dipengaruhi oleh faktor lain.