Skripsi
Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dipadu Teams Games Tournament melalui lesson study untuk meningkatkan keterampilan proses, motivasi, dan hasil belajar siswa kelas X MIA 3 SMAN 3 Malang / Diana Hesti Pramitasari
Abstrak
Pramitasari Diana Hesti. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Dipadu Teams Games Tournament melalui Lesson Study untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas X MIA3 SMAN 3 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof.Dra. Herawati Susilo M.Sc.Ph.D (2) Drs. Masjhudi M.Pd Kata Kunci inkuiri terbimbing teams games tournament lesson study keterampilan proses motivasi hasil belajar. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan di kelas X MIA 3 SMAN 3 Malang diketahui bahwa keterampilan proses motivasi belajar dan hasil belajar kognitif masih perlu ditingkatkan. Keterampilan proses siswa yang masih terlihat kurang yakni aspek klasifikasi dan mengajukan pertanyaan. Motivasi belajar masih perlu ditingkatkan karena siswa masih sering ramai ketika pembelajaran berlangsung. Sekitar enam siswa main HP laptop dan tidur-tiduran. Hal tersebut menunjukkan salah satu aspek motivasi yakni perhatian (attention) dalam pembelajaran masih kurang. Hasil observasi awal menggunakan lembar observasi motivasi siswa me-nunjukkan aspek attention 88% relevance 70% confidence 40% dan satifaction 93%. Motivasi klasikal pada observasi awal sebesar 75%. Motivasi belajar yang kurang berdampak pada hasil ketuntasan belajar yang kurang. Siswa kurang semangat dengan metode pembelajaran direct instruction yang digunakan oleh guru. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan cara menerapkan model pem-belajaran inkuiri terbimbing dipadu Teams Games Tournament melalui Lesson Study. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran in-kuiri terbimbing dipadu Teams Games Tournament melalui Lesson Study untuk me-ningkatkan keterampilan proses motivasi belajar dan hasil belajar kognitif siswa kelas X MIA 3 SMAN 3 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan melalui Lesson Study. Tahap penelitian tindakan kelas adalah perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Tahap Lesson Study adalah plan do see. Penelitian ini di-laksanakan selama 2 siklus penelitian tindakan kelas dengan 6 siklus Lesson Study. Penelitian ini dilakukan pada materi Kingdom Animalia. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi angket dan tes. Keterampilan proses diukur oleh observer menggunakan lembar observasi keterampilan proses. Motivasi belajar diukur menggunakan angket motivasi belajar dan lembar observasi motivasi belajar. Se-dangkan hasil belajar kognitif siswa diukur menggunakan tes setiap akhir siklus. Berdasarkan hasil penelitian keterampilan proses motivasi belajar dan hasil belajar kognitif siswa mengalami peningkatan. Keterampilan proses siswa meng-alami peningkatan dari 86% pada siklus I menjadi 97% pada siklus II. Motivasi siswa berdasarkan angket meningkat dari 74% sebelum tindakan menjadi 77% setelah tindakan. Berdasarkan hasil lembar observasi motivasi siswa mengalami peningkatan dari 79 4% pada siklus I menjadi 85 3% pada siklus II. Hasil belajar kognitifi siswa mengalami peningkatan sebesar 16%. Ketuntasan klasikal siswa pada siklus I sebesar 78% sedangkan pada siklus II sebesar 94%. Berdasarkan data hasil penelitian terse-but dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing di-padu Teams Games Tournament melalui Lesson Study dapat me-ningkatkan ke-terampilan proses motivasi belajar dan hasil belajar kognitif siswa kelas X MIA 3 SMAN 3 Malang. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh saran yang dapat diberikan untuk penelitian lain sebagai berikut (1) Manajemen waktu yang baik merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu pembelajaran. Untuk itu dalam penyusun RPP harus disesuaikan antara alokasi waktu dengan langkah pembelajaran agar semua kegiatan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik (2) Variasi kegiatan dan media pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan motivasi dan ke-terampilan proses siswa (3) Membuat variasi kegiatan pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa dalam meningkatkan aspek kognitif C6 misalnya dengan variasi soal dan pembuatan laporan praktikum (4) Melaksanakan tahapan Lesson Study yakni plan do dan see sesuai dengan prosedur agar pelaksanaannya dapat maksimal karena ketiga hal tersebut merupakan tahapan yang saling berhubungan dan (5) Ketika pengisian angket motivasi oleh siswa guru harus menginstruksikan cara pengisian dengan jelas agar siswa paham.