Skripsi
Implementasi model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar sikap, pengetahuan dan keterampilan siswa kelas X-D MAN Malang 1 / Rizki Armando Putra
Abstrak
Putra Rizki Armando. 2014. Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sikap Pengetahuan dan Keterampilan Biologi Siswa Kelas X-D MAN Malang 1. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hj. Sri Endah Indriwati M.Pd (II) Nuning Wulandari S.Si M.Si. Kata Kunci Model Pembelajaran Problem Based Learning Hasil Belajar Sikap Pengetahuan Keterampilan Pembelajaran biologi berdasarkan kurikulum 2013 saat ini menggunakan pendekatan saintifik. Dengan penerapan kurikulum baru maka hasil belajar yang harus dicapai siswa pun menjadi semakin kompleks yang meliputi hasil belajar kompetensi sikap spiritual (KI-1) hasil belajar kompetensi sikap sosial (KI-2) hasil belajar kompetensi pengetahuan (KI-3) dan hasil belajar kompetensi keterampilan (KI-4). Hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 25 dan 26 Februari 2014 di kelas X-D MAN Malang 1 pada materi lumut menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran guru masih menggunakan metode yang bersifat konvensional berupa ceramah dan diskusi. Metode pembelajaran yang bersifat konvensional tidak tepat diterapkan di dalam Kurikulum 2013 yang menekankan prinsip kerja ilmiah oleh siswa dalam menemukan konsep. Hal ini menyebabkan rendahnya hasil belajar sikap pengetahuan dan keterampilan siswa. Persentase ketuntasan hasil belajar pengetahuan siswa sebesar 47 83%. Persentase hasil belajar sikap spiritual sikap sosial dan keterampilan siswa berturut-turut sebesar 52 61% 60 74% dan 68 81%. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan saat observasi dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar sikap spiritual sikap sosial pengetahuan dan keterampilan siswa Kelas X-D MAN Malang I. Penelitian ini dimulai pada tanggal 29 April 2014 dan berakhir pada tanggal 21 Mei 2014. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri atas empat tahap yakni (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan dan (4) refleksi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Instrumen penelitian berupa (1) lembar observasi (2) kuisioner terstruktur terbuka dan (3) soal tes akhir siklus. Analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif terdiri atas (1) reduksi data (2) paparan data dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar sikap pengetahuan dan keterampilan siswa kelas X-D MAN Malang I pada pembelajaran biologi. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II meliputi (1) sikap spiritual sebesar 19 82% dari 68 10% menjadi 87 92% peningkatan persentase sikap spiritual disebabkan upaya guru untuk selalu menanamkan sikap spiritual kepada siswa melalui penjelasan saat review dengan menghubungkan struktur morfologi anatomi dan peranan dari masing-masing hewan yang dipelajari dengan 7 macam sikap spiritual yang diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari (2) sikap sosial sebesar 13 83% dari 69 72% menjadi 83 55% peningkatan persentase sikap sosial disebabkan upaya guru dalam menanamkan dan membiasakan sikap sosial secara ilmiah kepada siswa dalam setiap pertemuan sehingga dengan adanya penanaman sikap sosial secara terus menerus dapat membiasakan siswa bersikap sosial dengan baik (3) pengetahuan siswa sebesar 38 18% dari 56 69% menjadi 94 87% peningkatan persentase hasil belajar pengetahuan disebabkan upaya siswa dalam memahami konsep yang diajarkan dengan usahanya sendiri melalui kegiatan penyelidikan dalam kelompok siswa juga terlatih untuk mempertajam keahlian berpikir dalam tingkatan yang lebih tinggi melalui identifikasi masalah analisis masalah dan menciptakan solusi sehingga kemampuan pada ranah kognitif siswa meningkat selain itu guru juga melakukan review untuk mengembangkan pengetahuan yang dimiliki siswa dalam konsep Kingdom Animalia dan (4) keterampilan sebesar 20 52% dari 70 36% menjadi 90 88%. peningkatan persentase hasil belajar keterampilan siswa disebabkan dengan adanya kegiatan penyelidikan dalam model Problem Based Learning menyebabkan keterampilan siswa dalam mempersiapkan bahan amatan mengumpulkan data melakukan pengamatan dan menerapkan klasifikasi mengalami peningkatan karena dengan melakukan kegiatan penyelidikan dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk bereksplorasi dalam memecahkan masalah yang dihadapi melalui prinsip kerja ilmiah. Saran yang dapat peneliti berikan sebagai berikut (1) Penilaian hasil belajar aspek sikap spiritual sebaiknya menggunakan kuisioner terstruktur terbuka karena dengan kuisioner terbuka dapat mengakomodasi pendapat siswa secara bebas dalam menampilkan aspek spiritual yang diharapkan (2) Penilaian hasil belajar sikap sosial siswa yang dinilai berdasarkan hasil observasi menggunakan lembar observasi sikap sosial sebaiknya diamati oleh banyak observer atau minimal sesuai dengan jumlah kelompok belajar. Hal ini bertujuan agar data sikap sosial yang diperoleh lebih komperehensif dan (3) Pemilihan materi ajar sebaiknya disesuaikan dengan kenyataan yang sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun pengalaman siswa secara riil. Pengalaman riil siswa dapat memberikan kemudahan siswa dalam memahami konsep dan melatih keterampilan siswa dalam melakukan penyelidikan. Berdasarkan uraian yang dipaparkan maka kesimpulan dari penelitian ini implementasi model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar sikap pengetahuan dan keterampilan siswa.