UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh temperatur cairan seng terhadap kekerasan dan laju korosi pada baja larbon rendah yang dipoerlakukan pelapisan hot dipping / Mohammad Asfiyak

Asfiyak, Mohammad - Nama Orang;

Abstrak
Asfiyak Mohammad. 2014. Pengaruh Temperatur Cairan Seng Terhadap Kekerasan dan Laju Korosi Pada Baja Karbon Rendah yang Diperlakukan Pelapisan Hot Dipping. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin. Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Tuwoso M.P. (II) Drs. Wahono S.ST. M.Pd. Kata Kunci Pelapisan Variasi temperatur baja St 41 Seng (Zn) Hot Dipping. Kebutuhan industri menuntut ketersediaan material yang tidak hanya memiliki kekuatan tetapi juga memiliki daya tahan terhadap korosi dan aus konduktivitas listrik yang baik keindahan penampilan suatu permukaan serta mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Diharapkan nantinya dihasilkan material untuk produksi bisa memiliki kekerasan dan daya tahan terhadap korosi sesuai dengan yang diinginkan melalui proses pelapisan hot dipping. Hot dipping merupakan proses pelapisan yang dilakukan dengan cara mencelupkan logam dasar ke dalam larutan cair. Proses pelapisan ini menggunakan logam pelapis berupa seng. Pada penelitian ini menggunakan variasi temperatur cairan 440 C 450 C dan 460 C dengan waktu pencelupan selama 10 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh variasi temperatur cairan seng terhadap kekerasan dan laju korosi pada baja St 41 dengan metode hot dipping. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif rancangan eksperimen bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang pengaruh variasi temperatur hot dipping baja karbon rendah terhadap laju korosi dan kekerasan. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah Mesin uji Vickers Model TH712 dan Peralatan uji korosi. Hasil penelitian rata rata kekerasan lapisan untuk baja St 41 yang telah mengalami proses hot dipping tertinggi diperoleh pada temperatur 4500 C sebesar 213.27 HV pada temperatur 4600 C sebesar 203.19 HV dan kekerasan terendah diperoleh pada temperatur 4400 C sebesar 189.84 HV. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai kekerasan hasil proses hot dipping pada baja St 41. Sedangkan nilai laju korosi pada baja St 41 yang telah mengalami proses hot dipping dengan variasi temperatur cairan dihasilkan nilai yang paling tinggi dicapai sebesar 1.79 8729 10 mpy pada variasi suhu cairan 4500 C pada variasi suhu cairan 4400 C didapat nilai 1.77 10 mpy dan terrendah ditunjukkan dengan angka 1.5 8729 10 mpy pada suhu 4600 C dari hasil tersebut terlihat bahwa nilai laju korosi mengalami penurunan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variasi temperatur cairan seng pada proses hot dipping berpengaruh terhadap tingkat kekerasan dan laju korosi pada baja St 41. Kekerasan baja akan meningkat sedangkan nilai laju korosi akan menurun seiring bertambahnya temperatur cairan hot dipping pada baja St 41.


Informasi Detail
DDC
Rs 620.1123 ASF p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi. Pendidikan Teknik Mesin, 2014.
Deskripsi Fisik
ix, 71 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04628/KI/14
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. BAJA - KOROSI
2. BAJA - KEKERASAN

Pembimbing
1. Tuwoso ; 2. Wahono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik