Tugas Akhir
Prosedur dan pelayanan sirkulasi di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang / E. Imro\'atul Azizah
Abstrak
Azizah E. Imro atul 2014. Prosedur dan Pelayanan Sirkulasi di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Tugas Akhir Program Studi D3 Perpustakaan Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Widodo Hs M.Pd (II) Ali Mas ud S.Sos Kata Kunci prosedur pelayanan sirkulasi perpustakaan UIN Maliki Malang. 12288 12288 12288 12288 12288 Prosedur merupakan aturan bekerja untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Pelayanan sirkulasi adalah pelayanan peredaran bahan-bahan pustaka. Pelayanan sirkulasi pada Perpustakaan UIN Maliki Malang yaitu pelayanan peminjaman pengembalian dan perpanjangan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui prosedur pelayanan sirkulasi proses pelayanan sirkulasi dan hambatan yang dialami pada pelayanan sirkulasi di Perpustakaan UIN Maliki Malang. 12288 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling purposive. Instrumen dalam penelitian berupa pedoman wawancara pedoman observasi dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan berupa pengumpulan data tentang pelayanan sirkulasi di Perpustakaan UIN Maliki Malang setelah itu peneliti memilih dan memilah data yang relevan dan yang kurang relevan. Responden dalam pengumpulan data ini adalah wakil kepala perpustakaan koordinator pelayanan dan petugas bagian sirkulasi. 12288 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian di Perpustakaan UIN Maliki Malang maka dapat diketahui prosedur pelayanan sirkulasi proses pelayanan sirkulasi dan hambatan yang dialami pada pelayanan sirkulasi. Pertama dalam kegiatan sirkulasi memiliki prosedur untuk menjalankan tugasnya di Perpustakaan UIN Maliki Malang menerapkan SOP sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan sirkulasi yang bertujuan agar menjamin akurasi pencatatan data peminjaman dan pengembalian buku. Kedua dalam proses pelayanan sirkulasi petugas dituntut untuk cermat dan teliti dalam mengamati validitas KTM yang sesuai dengan prosedur yang sudah tertera di buku SOP hal ini dilakukan supaya tidak terjadi penyalahgunaan dalam menggunakan KTM dan proses yang dilakukan juga sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Ketiga hambatan yang dialami pada kegiatan pelayanan sirkulasi yaitu alat-alat seperti komputer masih kurang dan hanya berjumlah tiga komputer sering kali terjadi antrian panjang yang mengakibatkan ketidakpuasan terhadap pengguna jam buka pelayanan kurang memadai dan ada sebagian buku yang kode barcodenya tidak dapat terbaca oleh barcode reader. Hambatan ini akan berpengaruh pada tingkat pelayanan dan kepuasan pengguna. 12288 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hambatan yang dialami pada pelayanan sirkulasi di atas maka saran yang dapat diberikan berupa menambah personal computer pada bagian sirkulasi agar tidak terjadi antrian panjang menambah jam buka layanan minimal 54 jam dalam 1 minggu dan memperbaiki kode barcode yang rusak serta menambah kualitas tinta yang baik.