Skripsi
Perancangan buku wisata sebagai media informasi pariwisata di Kabupaten Kediri / Rizky Faisal Mustafa
Abstrak
Mustafa Rizky Faisal. 2014. Perancangan Buku Wisata Sebagai Media Informasi Pariwisata Kabupaten Kediri Program Studi Desain Komunikasi Visual Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Pranti Sayekti S.Sn M.Si. (2) Moch. Abdul Rohman M.Sn. Kata Kunci Perancangan Buku Wisata Kabupaten Kediri Media Informassi Kediri mempunyai potensi pariwisata yang sangat besar. Tercatat sebanyak 10 objek pariwisata sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kediri yaitu Candi Surowono Candi Tegowangi Petilasan Sri Aji Joyoboyo Bendung Gerak Waru Turi Simpang Lima Gumul Gumul Paradise Island Gereja Puhsarang Air Terjun Dolo Wisata Ubalan dan Gunung Kelud. Kurangnya media informasi menjadi alasan utama perancangan buku wisata ini dibuat. Sehingga menghasilkan media informasi pariwisata yang ada di Kabupaten Kediri berisi informasi-informasi penting tentang pariwisata dan ilustrasi objek wisata. Perancangan buku wisata Kabupaten Kediri sebagai media informasi disusun dengan model perancangan prosedural yang bersifat deskriptif dimana menggariskan langkah-langkah yang diikuti untuk menghasilkan sebuah produk. Langkah untuk merancang buku wisata Kabupaten Kediri menggunakan teknik pengumpulan data observasi wawancara dan data literatur. Perancangan buku wisata Kabupaten Kediri menggunakan teknik fotografi yang memuat informasi pariwisata di Kabupaten Kediri. Buku wisata disusun berdasarkan dua fungsi yang berbeda yaitu sebagai panduan wisata dan sebagai referensi pada perpustakaan. Dua jenis buku wisata masing-masing berukuran 15 x 16 cm dan 29 7 x 32 cm terdiri dari 86 halaman fullcolor. Buku wisata ini menyajikan sepuluh objek wisata unggulan di Kabupaten Kediri yang disusun berdasarkan tingkat kunjungan wisata tertinggi (2013) disertai ilustrasi dan narasi singkat yang menjelaskan tentang keadaan atau informasi mengenai objek wisata. Menggunakan gaya desain simple dan elegant dengan warna dasar yang dibatasi hanya dua atau tiga warna. Media pendukung yang digunakan yaitu peta wisata (booklet) pembatas buku x-banner dan beberapa hasil foto dokumentasi objek wisata. Kelebihan dari perancangan buku wisata yaitu sasaran yang terarah dan dikemas secara menarik dengan dua bahasa. Kekurangannya yaitu biaya produksi yang mahal serta tingginya kerumitan dalam proses pembuatan sehingga memakan waktu yang lama.