Skripsi
Kajian motif batik Satrio Manah di Desa Bengoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung / Ariesta Fitri W.
Abstrak
Fitri wulansari Ariesta. 2014. Kajian Motif Batik Satrio Manah di Desa Bangoan kecamatan Kedungwaru kabupaten Tulungagung. Skripsi Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Esin Sintawati M.Pd. (II) Agus Sunandar S.Pd. M.Sn Kata Kunci Batik Motif Batik Batik Satriomanah Tulungagung 12288 12288 12288 12288 Batik adalah menghiasi suatu kain dengan cara menutup dan mencelup dengan zat pewarna menutup kain dengan menggunakan malam atau lilin yang bertujuan agar tidak terkena zat pewarna pada motif yang telah ditutup menggunakan canting sebagai alat untuk menitik-nitik sesuai dengan motif yang memiliki kekhasan. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motif batik Satrio Manah di desa Bangoan kecamatan Kedungwaru Tulungagung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data menggunakan metode observasi wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan ada 3 yaitu pedoman observasi pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Analisis data ada tiga langkah yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan ketekunan dan triangulasi. Triangulasi sumber data yang meliputi (1) pemilik batik Satrio Manah (2) pengrajin batik Satrio Manah (3) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tulungagung dan Triangulasi teknik yang digunakan meliputi (1) wawancara (2) Observasi (3) dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Motif flora di batik Satrio Manah ada 5macam yaitu bunga mawar bunga kaca piring kaca simpur daun mawar daun keladi (2) Motif fauna di batik Satrio Manah ada dua yaitu burung nuri dan kupu-kupu (3) batik Satrio Manah menggunakan pewarnaan buatan atau sintetis. 12288 12288 Penelitian ini perlu ditindak lanjuti lebih lanjut terutama dalam hal kualitas batik Satrio Manah Produk Hasil batik Satrio Manah dan Proses daur ulang limbah pewarnaan batik Satriomanah. Pengusaha batik Satrio Manah sebaiknya (a) lebih memperbanyak design tentang flora dan faunanya sehingga memiliki banyak motif yang dimiliki oleh batik Satrio Manah (b) Hasil karya yang dimiliki batik Satrio Manah didokumentasikan dan dibukukan agar data-data berupa arsip batik Satrio Manah dari tahun-ketahun memiliki dokumennya (c) Lebih mengembangkan karya batiknya dan lebih sering mengikuti pameran batik agar batik Satrio Manah lebih dikenal lain dikalangan lebih luas didalam kota maupun diluar kota. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tulungagung (a) memiliki data-data batik Satrio Manah seperti dokumentasi maupun buku guna untuk dijadikan referensi bahwa batik Satrio Manah adalah salah satu sentra batik yang dimiliki di kabupaten Tulungagung (b) membantu promosi sentra batik Satrio Manah dengan mengarahkan wisatan untuk berkunjung ke galeri Satrio Manah terserbut (c) Mempatenkan batik Satrio Manah sebagai upaya melestarikan kekayaan budaya di Tulungagung.