Skripsi
Sejarah batik tulis di Trenggalek tahun 1980-2012 dan kontribusinya terhadap pendidikan karakter / Muhammad Nanda Sukowidodo
Abstrak
Sukowidodo Muhammad Nanda. 2014. Sejarah Batik Tulis Di Trenggalek Tahun 1980-2012 Dan Kontribusinya Terhadap Pendidikan Karakter. Skripsi Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Marsudi M.Hum (II) Drs. Mashuri M.Hum. Kata Kunci Sejarah Batik Tulis Pendidikan Karakter Trenggalek Kabupaten Trenggalek merupakan sebuah provinsi di Jawa Timur yang mana memiliki sebuah warisan leluhur berupa batik tulis. Batik tulis di Trenggalek mulai ada sejak tahun 1900 an dan berkembang dimulai pada tahun 1980. Batik tulis di Trenggalek memilih tumbuhan cengkeh sebagai motifnya karena dulunya Trenggalek jaya akan tumbuhan cengkehnya. Masalah yang akan dikaji pada penelitian ini yaitu (1) Bagaimana awal muncul batik tulis di Trenggalek (2) Bagaimana sejarah batik tulis Trenggalek tahun 1980-2012 (3) Bagaimana kontribusinya batik tulis terhadap pendidikan karakter. Metode yang digunakan penelitian ini berupa metode sejarah yang meliputi pemilihan topik heuristik (pengumpulan sumber) verifikasi (kritik sumber) berupa kritik ekstern dan kritik intern interpretasi dan historiografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian batik tulis Trenggalek dapat diperoleh kesimpulan bahwa batik tulis di Trenggalek mulai ada pada tahun 1900-an motifnya klasik dan digunakan sebagai sewek atau jarik (kain panjang). Tahun Tahun 1979 adanya pelatihan yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek melalui dinas Koperindag.Tahun 1980 batik tulis mulai berkembang hingga ke luar Jawa meliputi Sumatera dan Kalimantan. Tahun 1983 mulai munculnya industri batik tulis di Trenggalek. Tahun 1990 muncul persaingan pemasaran dengan batik printing. Selanjutnya tahun 1991 adanya perkembangan dalam motif pewarnaan produksi dan pemasaran berupa motif cengkeh. Tahun 1997 atau 1998 adanya penurunan produksi batik tulis yang diakibatkan peristiwa nasional berupa krisis moneter. Tahun 2000 batik tulis di Trenggalek mulai mengikuti pameran-pameran ke luar Kabupaten Trenggalek serta adanya persaingan pemasaran dengan batik cap. Tahun 2009 setelah penetapan oleh UNESCO batik sebagai warisan bangsa Indonesia.Tahun 2010 adanya kegiatan lomba-lomba motif oleh pemerintah Kabupaten Trenggalek. Tahun 2011 mulai adanya bermunculan usaha batik tulis di Trenggalek mengembangkan motif-motif baru. Tahun 2012 adanya perkembangan penggunaan alat-alat modern dalam pembatikan tulis Dalam batik tulis juga adanya kontribusinya terhadap pendidikan karakter. Berupa pengenalam terhadap warisan leluhur batik tulis yang harus dilestarikan dan dijaga agar tidak punah. Saran untuk peneliti selanjutnya dapat mengkaji dari segi industri batik tulis sejarah keluarga pengrajin batik tulis dan dampak sosial ekonomi secara mendalam.