Tesis
Kajian tentang strategi komunikasi pembelajaran bahasa Jerman (sebuah studi kasus pada IKIP Surabaya) / oleh Theresia Rettob
Abstrak
indonesia ABSTRAK Rettob Theresia. 1992. KAMAN TENTANG STRATEGI KOMUNIKASI PEMBELAJAR BAHASA JERMAN (Sebuah Studi Kasus pada IKIP Surabaya) Thesis. PPS. IKIP. Malang. Dalam usaha pembelajar untuk berkomunikasi dalam ba-hasa yang bidang dipelajarinya muncul pertanyaan bagai-manakah cara mereka untuk dapat mengekspresikan dirt seca-ra berhasil dalam komunikasi itu Para ahli bidang bahasa rnenyatakan bahwa dalam berkomunikasi dengan suatu 82 yang sedang dipelajari pembelajar berusaha menggunakan berba-gai cara atau strategi untuk mencapai tujuan komunikasi yang diinginkannya. Strategi ini berperan mengefektifkan komunikasi yang sedang berlangsung. Secara umum strategi dalam belajar B2 terdiri atas dua bagian besar yaitu stra-tegi penghindaran dan strategi pencapaian. Penggunaan ber-bagai bentuk strategi tersebut akan mengungkapkan kemampu-an penguasaan pembelajarerhadap bahasa yang dipeiajari. Penelitian ini bertujuan nemerikan (1) bentuk-bentuk strategi komunikasi pembelajar bahasa Jarman (2) karakte-ristik penggunaan bentuk-bentuk strategi komunikasi (3) keefektifan bentuk-bentuk strategi komunikasi pembelajar. (4) alasan-alasan pembelajar menggunakan strategi tersebut. Bentuk-bentuk strategi komunikasi yang ingin diketahui da-lam penelitian ini adalah kategori bentuk-bentuk strategi komunikasi yang dikemukakan oleh Tarone (1983). Untuk mencapai tujuan penelitian itu dilakukan pe-nelitian dengan menggunakan rancangan deskriptif kualita-tif. Subjek penelitian ini adalah 15 mahasiewa Program Pendidikan Bahasa Jarman FPBS IKIP Surabaya semester VI dan mereka sedang mengikuti matakuliah Freier Vortrta (berbicara babas). Data penelitian ini FFFri37 7Wkaman dis-kusi lisan formal yang kemudian ditranskripsikan. Berda-sarkan basil temuan dalam analisis ini diadakan wawancara dengan subjek untuk mengetahui lebih jauh alasan-alasannya menggunakan berbagai bentuk strategi komunikasi tersebut. Data transkripsi dianalisis dengan mengidentifikasi-kan tuturan pembelajar yang menggunakan strategi komunika-si. Tmturan ini kemudian diklasifikasikan ke dalam katego-ri bentuk-bentuk strategi komunikasi yang telah ditetapkan dalam acuan. Selanjutnya analisis dilakukan untuk mengeta-hui karakteristik penggunaan setiap strategi yang muncul. Analisis berikutnya Olakukan unuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi komunikasi terhadap keefektifan baha-sa pembelajar. Analisis terakhir dilakukan.terhadap data wawancara.dengan subjek.Hal ini untuk mengetahui alasan-alasan subjek menggunakan strategi komunikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengatasi kendala kebahasaan yang terbatas subjek menggunakan bentuk strategi komunikasi dari 8 bentuk yang ditetapkan yaitu circumlocution messa e abandonment word-coinage lanpuage switch liters translation appeals or assis.tancit7aangkan 2 bentuk strategi yaitu approximat-ion dan topic avoidance tidak digunakan oleh subjek pane-TI Tian ini. Analisis terhadap data juya menunjukkan mun-culnya 1 bentuk strategi komunikasi lain yang tidak ter-aapat dalam klasifikasi kategori yang diberikan Tarone (1983) tetapi strategi bentuk itu banyak digunakan oleh subjek dalam penelitian ini. Strategi tersebut yaitu ben-tuk transfer sintaksis. Bagaimanakah karakteristik penggunaannya Hasil pe-nelitian menunjukkan bahwa strategi circumlocution digu-nakan dalam 4 bentuk yaitu merekonstr7i-kiTrargar meng-gunakan contoh-contoh menggunakan sinonim dan mengguna-kan kata-kata sendiri. Message abandonment mempunyai ka-rakteristik pemutusan pesan pada saat pembelajar ingir menambahkan informasi terhadap sesuatu yang telah dikata-kannya. Pemutusan pesan ini menyangkut suatu kata atau frasa bukan kalimat. Karakteristik penggunaan lanclua e mdash switch adalah penambahan kata dan frasa dalam bahasa n-onesia bahasa Inggris dalam ujaran bahasa Jermannya. Word-coinage digunakan dengan karakteristik penggabungan kata-kata baru secara kreatif dalam konsep B1 untuk dapet mengartikan kata tertentu yang tidak diketahui bentuknya dalam bahasa Dorman. Karakteristik penggunaan bentuk appeals for assistance adalah permintaan secara iangsung yang menyangkut. suatu frasa atau kalimat sedangkao per-mintaan secara tidak langsung terwujud dalam kalimat yang secara ekbplisit telah mengandung kesulitan yang dihadapi pembelajar. Karakteristik strategi oentuk literal trans-lation adalah terjemahan harafiah dalam konsep struktur 81 tetapi basil terjemahan itu berbeda dari ujaran bahasa Darman yang dimaksudkan itu. Transfer sintaksis digunakan dengan karakteristik pentransferan polgTITITTWgis B1 yai-tu bahasa Indonesia dalam pembencukkan kalimat bahasa Jerman lisan formal. Sesuai hasil penelitian ini diketahui bahwa pembela-jar bahasa Jerman dalam berkomunikasi lisan telah menggu-nakan beberapa strategi komunikasi tertentu. Strategi ini digunakan untuk membantu mereka mengatasi keterbatasan pe-nguasaan bahasanya sehingga mereka dapat mencapai tujuan komunikasinya. Dalam hal ini strategi komunikasi yang di-gunakan subjek penelitian berperan positif dalam menunjang komunikasi. Strategi yang paling banyak digunakan adaiah strategi pencapaian yang berdasarkan 81 dan B2. Hasii analisis data dengan subjek menunjukkan bahwa ada berbagai alasan subjek menggunakan strategi komunikasi yaitu (1) kesulitan kebahasaan (2) pelaksanaan proses be-lajar-mengajar itu sendiri dan (3) hambatan psikologis da-ri dalam diri pembelajar. Kesulitan-kesulitan yang dialami subjek ini perlu diatasi sehingga mereka dapat berhasil dengan balk dalam berkomunikasi dengan bahasa Jarman yang sedang dipelajarinya. Oleh karena itu perlulah alciptakan berbagai interaksi yang bermakna dan aktual. Kepaaa dosen mdash dosen bahasa Jerman terutama dosen matakuliah Sprechen dan Strukturen disarankan agpr iebih mengembangkanpenguasaan ErgErsinTman pembelajar dengan berbagai kegiatan kolas yang lebih komunikatif dengan memperhatikan temuan-temuan dalam penelitian ini. Kepada peneliti lain di bidang bahasa disarankan un-tuk mengadakan penelitian lebih lanjut dalam bidang ini dengan memperbesar ruang lingkup penelitiannya. Karena penggunaan berbagai bentuk strategi komunikasi mencerminka penguasaan pembelajar terhadap bahasa yang dipelajarinya. Oieh sebab itu penelitian terhadap masalah ini akan dapat menunjang pencapaian tujuan pengajaran bahasa selanjutnya. inggris ABSTRACT Rettob Theresia. 1992. A STUDY ON COMMUNICATION STRATEGIES APPLIED BY LEARNERS OF GERMAN (A Case Study Con-ducted at FPBS -IKIP Surabaya) Thesis PPS. IKIP. Malang. ................... In their attempts to communicate effectively and suc-cessfully in a second language being learned oftentimes learners are confronted with hor to express theirselves communicatively in the language. In communication in which the second language being learned is used the learners in-volved in it as usual try their best to make use of vari-ous communication strategies in order to effectively send across their message and thus make the communication itself run smoothly. Communication strategies being the focus of this study fall into two categories namely avoiding stra-tegies and achievement strategies. This case study is aimed at describing (1) the types of communication strategy applied by learners of German (2) the characteristics of communication strategies applied (3) the effectiveness of the communication strategies and (4) the reasons behind the use of the existing strategies. To more specific the study is focussed on communication strategies categorized by Tarone (1983) The study which was conducted at FPBS German Depart-ment IKIP Surabaya took 15 subjects as the source of data. The subjects were of the fifth semester and joined in Freier Vortra (free conversation subject) in the academic yearT9 . The data were recorded from formal discuss-ion. They first transcribed and analyzed afterward. On the basis of this analysis an interview was then conducted. The analysis of the recorded data was mainly aimed at identifying the subjects utterances by means of which communication strategies they applied could be detected. The utterances were then classified according to the crite-ria set by Tarone. Besides it was also intended to get de-tail information concerning the influence of communication strategies applied on message delivery. The analysis of the data got from the interview was aimed at finding out the reasons behind the use of certain communication strategies. The result of the first analysis show that in order to bridge the gap resulting from their lack knowledge of the language the subjects made use of 6 of 8 communication strategies set by Tarone. The six strategies referred to are circumlocution message abandonment language switch word-coinage literal translation and appeals for assistance. The results also reveal that the subjects made use of the so-called syntactic transfer a communication strategy not co-vered by the classification set by Tarone. Regarding the characteristics of the strategies applied the results show that circumlocution has four subtypes namely sentence reconstruction examplification the use of synonymy and the use of the subjects own words message abandonment is characterized by the use of additional infor-mation for clarifying what have been previously stated word coinage by the creation of new words to stand for certain concepts in German language switch by the use of Indonesian or English words and phrases to replace those of German appeals for assistance by direct and or indirect requests usually come .out in the fora of statement question to elicit assistance literal translation by the subjects translation of certain conceps using Indonesian sentence construction but the translation is different in meaning from the actual meaning in German and syntactic transfer by the subjects utterances which are expressed in German using Indonesian sentence patterns. Results of the analysis of the rocerded data reveal that the subjects make use of certain communication strate-gies in the discussion in which they took part. These stra-tegies are used in order that their message can be effective-ly and successfully sent across. To put it another way the strategies help make their communication run smoothly. Results of the analysis of the data got from the in-terview show that the use of the strategies reflect (1) the subje6ts insifficient knowledge of the language (2) in-appropriate dlassroom instet seVione and (3) the subjects psychological state (durina the discussion). On the basis of the above-mentioned results the re-searcher puts forward the following suggestions. To German Instructors particularly those responsible for S rechen and Strukturen it is necessary to give special emp as is on classroom activities which help develop students ability to communicate in the language. To other language research-ers it is important to conduct follow-up studies which deal with communication strategies. The follow-up studies should have broader scopes than the one reported here.