Skripsi
Budaya akademik di Madrasa Tsanawiyah Negeri Puncu Kabupaten Kediri / Doni Muslimin
Abstrak
Muslimin Doni. 2014. Budaya Akademik di Madrasah Tsanawiyah Negeri Puncu Kediri. Skripsi Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hj. Maisyaroh M.Pd (II) Dr. H. Kusmintardjo M.Pd Kata kunci budaya akademik madrasah tsanawiyah negeri. 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 Pendidikan merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas manusia. Salah satu unsur yang menjadi pendidikan lebih bermutu adalah budaya akademik. Untuk mencapai tujuan tersebut lembaga pendidikan khususnya di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Puncu Kediri haruslah memiliki budaya akademik yang mencakup keadaan secara keseluruhan dari madrasah sehingga dapat menjadi madrasah yang berkualitas. Berkaitan dengan itu diperlukan penelitian mengenai budaya akademik yang ada di MTsN Puncu Kediri agar dapat bermanfaat bagi pendidikan di Indonesia. 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripiskan (1) budaya akademik di MTsN Puncu Kediri yang mencakup (a) budaya akademik oleh guru (b) budaya akademik oleh siswa di MTsN Puncu Kediri dan (c) pembelajaran di MTsN Puncu Kediri dan (2) faktor penghambat dan upaya penanggulangannya dalam membangun budaya akademik di MTs Negeri Puncu Kediri. 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Lokasi penelitian ini adalah di MTsN Puncu Kediri. Alasan peneliti memilih madrasah ini dikarenakan budaya akademik yang ada di madrasah ini cukup banyak dan ada beberapa budaya yang di madrasah/sekolah lain belum dilaksanakan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk memperoleh data didapat dari informan dalam berbagai bentuk seperti catatan tertulis dan foto. Informan kunci dalam penelitian ini terdiri atas Kepala MTsN Puncu Kediri guru dan siswa. 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa budaya akademik yang ada di MTsN Puncu Kediri dengan nilai-nilai budaya akademik secara umum meliputi (1) nilai-nilai kedisiplinan akademik (2) nilai-nilai kejujuran (3) nilai-nilai keagamaan (4) nilai-nilai penghargaan/reward bagi warga madrasah yang berprestasi (5) nilai-nilai kegemaran membaca dan (6) nilai-nilai motivasi belajar. Dari budaya akademik secara umum di MTsN Puncu Kediri dibagi menjadi sub bagian yang mencakup (a) budaya akademik oleh guru dan (b) budaya akademik oleh siswa. Faktor penghambat dan penanggulangannya dalam membangun budaya akademik di MTsN Puncu Kediri. Faktor penghambat dalam tata tertib meliputi masih ada siswa yang datang terlambat dengan penanggulangannya diberikan sanksi sesuai kartu pelanggaran siswa dan siswa laki-laki yang rambutnya panjang/gondrong dan penanggulangannya adalah untuk masalah tata tertib mengenai rambut gondrong ini satu minggu sebelum sidak sudah diinformasikan kepada para siswa yang rambutnya panjang dimohon untuk dipotong dan dirapikan. Apabila pada saat sidak masih tetap gondrong maka ya harus kena popolan. Setiap siswa yang melanggar tata tertib akan dicatat di kartu pelanggaran siswa. Hambatan dalam Kegiatan Belajar Mengajar di MTsN Puncu Kediri masih ada siswa yang tidak memperhatikan guru yang sedang menjelaskan materi dan penanggulangannya di beri hukuman untuk mengerjakan tugas atau menjelaskan suatu materi yang guru jelaskan sebelumnya. 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 12288 Peneliti memberikan saran kepada (1) Kepala MTs Negeri Puncu Kediri budaya akademik di MTsN Puncu Kediri sudah sangat baik hendaknya lebih dipertahankan seperti nilai kedisiplinan nilai kejujuran dan nilai kegemaran membaca yang selalu diterapkan sebagai kebiasaan sehari-hari di madrasah. (2) Guru MTsN Puncu Kediri budaya akademik oleh guru sudah sangat bagus hendaknya tetap mempertahankan budaya akademik di madrasah melalui budaya baca kegiatan diskusi antar guru dan selalu mencari ilmu setingi-tingginya. (3) Siswa MTsN Puncu Kediri dalam budaya akademik siswa sudah cukup bagus tapi masih ada beberapa siswa yang tidak menaati tata tertib sehingga dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar hendaknya siswa lebih meningkatkan kedisiplinan akademik agar kedepannya lebih baik lagi seperti dengan menaatai tata tertib dan lebih giat dalam belajar.