Skripsi
Al-Muhassinat al-lafdziyah wal-ma\'nawiyah fi kitabi diwani al-athfal li Sulaiman al-Isa / Karmila Andriyana
Abstrak
Abstrak Karmila Andriana. 2014. Muhassinat Lafdziyah dan Muhassinat Ma nawiyah dalam Puisi Anak Antologi Puisi Diwanul Atfhal. Skripsi Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hanik Mahliatussikah M. Hum dan (2) Dr. Syafaat M. Ag. Kata kunci Muhassinat Lafdziyah Muhassinat Ma nawiyah Antologi Puisi anak Diwanul Athfal. Antologi puisi Diwanul Athfal merupakan salah satu antologi puisi yang dikarang oleh Sulaiman al-Isa Antologi ini berisi tentang bermacam-macam tema puisi yang ditujukan untuk anak. Dalam antologi ini terdapat pola-pola yang menimbulkan keindahan baik dalam lafadz maupun dalam makna. Oleh karena itu peneliti ingin memaparkan muhassinat yang terkandung dalam antologi puisi anak tersebut dan memilih buku Diwanul Atfhal karena kesesuaiannya dengan pembelajaran peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Muhassinat Lafdziyah yang terdiri atas Jinas qofiyah muwazanah dan Raddu al-ajzi ala shodri (2) Muhassinat Ma nawiyah yaitu Thibaq ijab. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan antologi puisi dalam buku Diwanul Athfal yang mengandung Muhassinat Lafdziyah dan Ma nawiyah. Instrument penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri dan instrument bantuan berupa tabel. Setelah pengumpulan data dilakukan analisis data yang meliputi klasifikasi penyimpulan dan penafsiran data. Hasil penelitian ini adalah (1) Di dalam kitab diwanul athfal terdapat 713 data Muhassinat Lafdziyah yang terdiri atas Jinas sebanyak 7 data Qofiyah sebanyak 670 data Muwazanah sebanyak 6 data dan Roddu al- ajzi ala shodri sebanyak 29 data dan (2) Muhassinat Ma nawiyah dalam kitab Diwanul Athfal sebanyak 9 data yaitu Thibaq ijab. Dan dalam puisi Diwanul athfal Qofiyah merupakan data terbanyak hal ini disebabkan karena Qofiyah merupakan kata terakhir pada bait syiir sehingga mendominasi penemuan data dalam penelitian ini. Peneliti berharap pada dosen-dosen Balaghah untuk memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai salah satu rujukan dalam ilmu Badi khususnya muhassinat lafdziyah dan ma nawiyyah. Peneliti juga berharap akan ada penelitian lain tentang Muhassinat Lafdziyah dan Ma nawiyah semisal penelitian ini untuk melihat aspek keindahan makna pada puisi dengan tema yang berbeda dari karya Sulaiman al-Isa. Terakhir peneliti berharap agar penelitian ini bermanfaat bagi peneliti sendiri dan khususnya bagi para Mahasiswa Jurusan Bahasa Arab di Universitas Negeri Malang dan para pencinta bahasa Arab guna menambah referensi buku yang berhubungan dengan ilmu badi