Skripsi
Penanaman jiwa nasionalisme pemuda melalui pelestarian kawasan Cagar Budaya Nasional Trowulan di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto / Afida Oktafiana
Abstrak
Oktafiana Afida 2014. Penanaman Jiwa Nasionalisme Pemuda Melalui Pelestarian Kawasan Cagar Budaya Nasional Trowulan Di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kearganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Ketut Diara Astawa S.H M.Si (II) Dr. H. A. Rosyid Al Atok M. Pd M.H. Kata Kunci Nasionalisme Kawasan Cagar Budaya Nasional Trowulan 12288 12288 12288 Nasionalisme merupakan suatu ideologi yang memiliki kekuatan pengaruh yang menggerakkan perasaan menjadi bagian dari sesuatu dan berfungsi membangun perasaan bagi suatu komunitas sosial. Nasionalisme sangat penting peranannya bagi kelangsungan hidup dan kemajuan suatu Bangsa dan Negara. Namun dewasa ini jiwa nasionalisme masyarakat Indonesia diragukan khususnya pada generasi penerus bangsa generasi muda. Berkembangnya arus globalisasi yang tidak terfilter dengan baik akan berimbas pada moral pemuda dewasa ini membuat mereka mulai meninggalkan kebudayaan yang menjadi jati diri budaya Bangsanya. Contoh riil jiwa nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan ikut serta dalam pelestarian lingkungan melalui kawasan cagar budaya yang di sekitaran kita dalam bentuk semangat perjuangan dikalangan muda. 12288 12288 12288 Penelitian mengenai Penanaman Jiwa Nasionalisme Pemuda Melalui Pelestarian Kawasan Cagar Budaya Nasional Trowulan di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif ini merupakan bagian dari penelitian kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kawasan Cagar Budaya Nasional Trowulan yakni di Kecamatan Towulan dan masyarakat Trowulan itu sendiri. 12288 12288 12288 Peristiwa sejarah ditetapkannya Kawasan Cagar Budaya Nasional Trowulan bermula dari ditemukanya temuan seperti situs makam terakota dan petirtaan. Serta pengalian-penggalian tanah yang rata-rata mencapai kedalaman 1-4 meter. Upaya pelestarian dari pihak BPCB terhadap kawasan cagar budaya tersebut dilaksanakan dalam 3 kegiatan utama yaitu perlindungan pemanfaatan dan pengembangan. pada tanggal 30 Oktober 1 November pihak Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata melaksanakan beberapa program tahunan yang di laksanakan di Kawasan Cagar Budaya. Dalam acara itu diagendakan acara Festival Macapat Maesti Suro Kirab Agung dan Haul Sukerto. 12288 12288 12288 Nilai-nilai nasionalisme yang terkandung dalam pelestarian Kawasan Cagar Budaya Nasional Trowulan (1) Nilai Cinta Tanah Air (2) Nilai Cinta Warisan Budaya (3) Nilai Persatuan dan Kesatuan (4) Nilai Sosial (5) Nilai Religius.