Tesis
Implementing Directed Reading Thinking Activity (DRTA) to improve the reading comprehension ability of the tenth graders of SMK PGRI 1 Lamongan / Nur Inayah
Abstrak
Inayah Nur. 2014. ImplementingDirected Reading Thinking Activity (DRTA) to Improve the Reading Comprehension Ability of the Tenth Graders of SMK PGRI 1 Lamongan. Tesis Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Hj. Utami Widiati M.A. Ph.D. (2) Dr. Ekaning Dewanti Laksmi M.Pd. M.A. Kata-kata kunci strategy DRTA pemehaman membaca text recount Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas 10 SMK PGRI 1 Lamongan dalam memehami bacaan dengan menerapkan strategy Directed Reading Thinking Activity(DRTA). Strategy ini dipilaih karena langkah-langkahnya untuk melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari lima pertemuan untuk penerapan strategy dan dua pertemuan untuk tes. Ada tiga tahapan dalam menerapkan strategy Directed Reading Thinking Activity(DRTA)dalam penelitian ini yaitu pre-reading whilst-reading dan post-reading. Subject penelitian ini adalah 27 siswa kelas X TKR1 SMK PGRI 1 Lamongan pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Instrument-instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini dua yaitu tes dan ceklis pengamatan. Test membaca pemahaman digunakan untuk mengetahui pencapaian siswa terhadap pemahaman bacaan setelah penerapan strategi. Sedangkan ceklis pengamatan digunakan untuk mendapatkan data tentang keaktifan siswa selama proses penerapan strategy DRTA dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategy DRTA berhasil meningkatkan kemampuan membaca siswa. Peningkatan kemampuan membaca tersebut ditunjukkan oleh peningkatan nilai setiap siswa dan nilai rata-rata siswa pada saat test pendahuluan yakni 54 6 menjadi 73 3 di akhir penerapan strategi di siklus II. Di samping itu hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menjadi terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.Keterlibatan siswa mencapai 93 3 pada siklus II. Peningkatan kemampuan membaca dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran dapat dilihat melalui tiga tahap pelaksanaan DRTA dalam pembelajaran membaca pemahaman melalui langkah-langkah sebagai berikut sebelum membaca membaca dan setelah membaca. Tahap sebelum membaca terdiri atas(1)mengaktifkan pengetahuan awal siswa (2)mengenalkan kosakata baru (3)menulis judul bacaan di papan (4)mengelompokkan siswa (5)meminta siswa memprediksi bacaan dari judul. Tahap membaca meliputi (1)memberikan teks bacaan kepada siswa (2) meminta siswa membaca teks secara diam dan menggarisbawah atau memberi tanda kalimat-kalimat yang mendukung atau menolak prediksi mereka. Tahap setelah membaca melalui (1)meminta siswa mengkorfimasi/membuktikan prediksi mereka melalui diskusi kelas (2)mengevaluasi pemahamn siswa terhadap teks bacaan melalui pertanyaan-pertanyaan pemahaman kemudian (3) meminta siswa melengkapi table yang disediakan. Berdasarkan hasil penelitian peneliti menyarankan agar guru-guru bahasa Inggris menerapkan strategy DRTA dalam pembelajaran membaca sebagai solusi alternative terhadap kesulitan yang sama dalam mengajar membaca pemahaman dengan dua pertimbangan. Pertama teks bacaan harus yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkunagn siswa. Kedua anggota kelompok harus terdiri dari siswa dengan kemampuan bahasa Inggris yang berbeda sehingga terjadi proses pembelajaran yang menarik. Pada lembaga-lembaga pendidikan disarankan agar menginformasiskan tentang perkembangan pendidikan dalam kualitas yang lebih tinggi sehingga kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan strategy pembelajaranbisa diambil denagn benar oleh para guru. Sementara itu para peneliti selanjutnya disarankan agar mengadakan penlitian strategi DRTA pada tingkatan yang sama yang lebih rendah atau lebih tinggi untuk melihat lebih jelas sisi manfaat strategi ini dalam mengajar membaca dengan model teks yang lain.