UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

A study of writing test as school examination in upper secondary schools / Daniel Ginting

Ginting, Daniel - Nama Orang;

Abstrak
Tes menulis Bahasa Inggris sebagai Ujian Sekolah merupakan bentuk evaluasi yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam rangka mengukur sejauh mana ketercapaian kompetensi menulis siswa terhadap Standard Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan oleh pemerintah (SKL). Menurut PP no 32/ 2013 sebenarnya peran dari tes menulis Bahasa Inggris ini beserta dengan mata pelajaran lain semakin penting mengingat hasil dari ujian ini akan digunakan sebagai salah satu kriteria dalam penentuan kelulusan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tes menulis Bahasa Inggris sebagai Ujian Sekolah. Adapun konteks penelitian ini adalah pada sekolah-sekolah menengah atas umum yang berada di kota Malang. Fokus dari masalah penelitian yaitu sampai sejauh manakah sekolah-sekolah menengah umum telah melaksanakan tes menulis Bahasa Inggris dan bagaimanakah sekolah-sekolah tersebut mengembangkan tes menulis Bahasa Inggris dalam konteks Ujian Sekolah. The explanatory mixed methods merupakan desain penelitian ini yang didukung oleh dua pendekatan yaitu kuantitatif dan kualitatif dalam perolehan dan analisis data. Pertama penelitian ini memfokuskan pada pengumpulan dan analisis data kuantitatif dengan tujuan untuk menghasilkan deskripsi yang komprehensif mengenai pelaksanaan tes menulis Bahasa Inggris sebagai Ujian Sekolah. Setelah itu perhatian ditujukan pada pengambilan dan analisis data kualitatif. Kegiatan ini bertujuan untuk semakin memperdalam dan menjelaskan bagaimanakah sekolah-sekolah menengah atas tersebut mengembangkan tes menulis Bahasa Inggris sebagai Ujian Sekolah. Adapun populasi penelitian ini melibatkan sekolah-sekolah menengah atas umum sebanyak 43. Dengan menggunakan tehnik pengambilan sampel secara acak terstrata (stratified random sampling method) maka didapatkan sampel sekolah sebagai berikut 4 sekolah swasta untuk kategori sekolah berprestasi rendah 7 sekolah swasta untuk kategori sekolah berprestasi sedang dan 5 sekolah negeri dan 6 sekolah swasta untuk kategori sekolah berprestasi tinggi. Checklist merupakan instrument untuk mengumpukan data kuantitatif. Sementara itu teknik pengumpulan data lain seperti wawancara mendalam dan kajian dokumentasi juga digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa hampir seluruh sekolah ternyata telah melaksanakan tes menulis Bahasa Inggris dalam konteks Ujian Sekolah. Dikenal sebagi ujian praktik tes menulis bahkan telah dimasukkan oleh sekolah sebagai agenda akademik tahunan. Namun demikian penelitian ini menemukan bahwa praktek pelaksanaan tes menulis sekolah dalam konteks Ujian Sekolah beragam. Bahkan secara dominan praktek pelaksanaan tes menulis tersebut cenderung dikategorikan parsial. Kategori parsial yang dimaksud di sini adalah bahwa mayoritas sekolah cenderung hanya cakap dalam menjalankan syarat-syarat administrative penyelenggaraan tes seperti penetapan syarat nilai minimal untuk mengikuti tes menulis Bahasa Inggris penyiapan ruangan tes dan penyiapan peraturan. Sebaliknya hal-hal yang bersifat teknis pengembangan tes menulis sesuai dengan prinsip-prinsip pengembangan tes bahasa sama sekali diabaikan misalnya keterlibatan peran ahli dalam pembuatan tes pelaksanaan uji coba tes pemerlakuan teknik pemeriksaan karya tulis siswa melalui prosedur baca terkontrol pembuatan soal tes menulis yang akurat dan langsung keterlibatan penilai ketiga dan prosedur untuk mencapai skor akhir bagi karya tulis siswa. Adanya pelaksanaan tes menulis dalam Ujian Sekolah yang parsial ini ditenggarai salah satunya oleh cara pandang guru terhadap natur kebijakan Ujian Sekolah. Jika guru memandang tes menulis dalam format ujian yang tidak memiliki dampak yang serius (low-stakes examination) maka pelaksanaan tes menulis yang parsial akan memiliki kecenderungan untuk muncul. Dalam konteks ini tes menulis Bahasa Inggris sebagai Ujian Sekolah dianggap hanya sebagai pemenuhan kewajiban formal regulasi. Selain itu pelaksanaan tes menulis yang parsial juga berkecenderungan untuk muncul terkait dengan faktor frekuensi exposure terhadap isi regulasi. Sejauh ini isi regulasi yang terkait dengan Ujian Sekolah misalnya Pedoman Teknis Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah cenderung menyajikan informasi yang bersifat administratif. Sementara hal-hal yang lebih subtansial yang terkait dengan cara-cara teknis yaitu bagaimanakan tes itu mesti dikembangkan dilaksanakan hasil pekerjaan siswa dinilai dan dilaporkan sama sekali tidak tersentuh oleh isi itu. Di samping itu keyakinan dan praktek evaluasi yang selama ini dilakukan oleh guru juga merupakan faktor yang mendorong terbentuknya pelaksanaan tes menulis yang parsial. Pada saat guru tidak memiliki pengetahuan cukup akan tes bahasa yang selanjutnya mengakibatkan rasa kurang percaya diri akan tes yang dibuatnya sendiri maka keadaan ini akan semakin mendorong kecenderungan mereka untuk mengadopsi format tes tak langsung (indirect) yang terdapat pada tes standard Ujian Nasional. Berdasarkan atas temuan penelitian ini maka disarankan bahwa pihak-pihak yang berwenang sudah semestinya mengambil langkah yang produktif yaitu dengan membantu para guru melalui pengadaan program-program penguatan kapasitas seperti training seminar dan bahkan pendidikan formal. Dengan cara itu diharapkan para guru akan semakin berpengetahuan dan terampil khususnya ketika mereka mendapatkan tanggung jawab untuk menyiapkan tes menulis yang baik. Pengetahuan ini tentu sangat penting dan bermanfaat bagi guru dalam proses kegiatan belajar mengajar di kelas. Ini karena gurulah yang memegang peranan penting dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan program pendidikan di sekolah termasuk tes menulis Bahasa Inggris dalam konteks Ujian Sekolah.


Informasi Detail
DDC
Rd 808.042076 GIN s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Bahasa Inggris, 2014.
Deskripsi Fisik
xvii, 206 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
No Reg
00263/KI/15
Edisi
Disertasi (Pasca Sarjana) --- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. BAHASA INGGRIS - MENULIS
2. BAHASA INGGRIS - TES DAN PENGUKURAN

Pembimbing
1. Ali Saukah ; 2. Gunadi Harry Sulistyo ; 3. A. Effendi Kadarisman
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik