Skripsi
Studi tentang pengelolaan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) menjahit di Kota Blitar / Wendandini Ayu Rumpoko Ansih
Abstrak
Ansih Wendandini A. R. 2014. Studi Tentang Pengelolaan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Menjahit di Kota Blitar. Skripsi Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Agus Hery S. I. M.Pd (II) Dra. Nurul Aini M.Pd Kata Kunci pengelolaan LKP menjahit kota Blitar. Pengelolaan dapat diartikan sebagai suatu rangkaian pekerjaan atau usaha yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk melakukan serangkaian kerja dalam mencapai tujuan tertentu meliputi proses perencanaan pelaksanaan dan evaluasi. Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Menjahit merupakan lembaga pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pelatihan keterampilan menjahit. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengelolaan LKP menjahit di kota Blitar sebagai gambaran bagi mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Malang khususnya dan masyarakat yang akan mengabdikan diri pada pendidikan nonformal baik itu sebagai pendidik kursus maupun sebagai penyelenggara. Penelitian ini bermanfaat bagi Dinas Pendidikan Kota Blitar khususnya bidang Pendidikan Non Formal (PNF) mengenai pengelolaan LKP Menjahit di kota Blitar guna pembinaan dan pegembangan lembaga. Selain itu penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi pihak terkait dan mitra untuk menjalin kerjasama dengan lembaga yang diteliti. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah masing-masing pimpinan dari 8 LKP Menjahit di Kota Blitar. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket tertutup. Setiap butir jawaban dari pernyataan dalam angket tersebut diukur dengan menggunakan rating scale dengan tiga pilihan jawaban. Uji validitas menggunakan validitas isi (content validity) dengan analisis pearson correlation dan uji reliabilitas mengunakan rumus Alpha Cronbach dengan bantuan program SPSS 16.0. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan prosentase. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh empat simpulan hasil penelitian sebagai berikut Pertama pada proses perencanaan LKP Menjahit di Kota Blitar lebih dari setengah dari jumlah LKP Menjahit di kota Blitar (5 LKP) mempunyai perencanaan yang baik atau sesuai dan hampir setengah dari jumlah LKP Menjahit di Kota Blitar (3 LKP) mempunyai perencanaan yang kurang baik atau kurang sesuai. Kedua pada proses pelaksanaan LKP Menjahit di kota Blitar setengah dari jumlah LKP Menjahit di Kota Blitar (4 LKP) mempunyai pelaksanaan yang baik atau sesuai dan setengah dari jumlah LKP Menjahit di Kota Blitar (4 LKP) mempunyai pelaksanaan yang kurang baik atau kurang sesuai. Ketiga pada proses evaluasi LKP Menjahit di Kota Blitar hampir setengah dari jumlah LKP Menjahit di Kota Blitar (3 LKP) mempunyai evaluasi yang baik atau sesuai dan lebih dari setengah dari jumlah LKP Menjahit di Kota Blitar (5 LKP) mempunyai evaluasi yang kurang baik dan kurang sesuai. Keempat pengelolaan LKP Menjahit di Kota Blitar secara keseluruhan setengah dari jumlah LKP Menjahit di Kota Blitar (4 LKP) mempunyai pengelolaan yang baik atau sesuai dan setengah dari jumlah LKP Menjahit di Kota Blitar (4 LKP) mempunyai pengelolaan yang kurang baik atau kurang sesuai. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka saran yang dapat diberikan peneliti sebagai berikut (1) bagi LKP Menjahit di Kota Blitar yang pengelolaannya sudah baik atau sesuai harus dapat mempertahankan dan terus meningkatkan kinerja guna kemajuan LKP untuk kedepannya. (2) bagi LKP Menjahit di Kota Blitar yang pengelolaannya masih kurang baik atau kurang sesuai sebaiknya secara lebih seksama memperhatikan aspek-aspek yang masih kurang dan segera melakukan perbaikan seperti penyusunan rencana kerja tujuan yang jelas dan terarah penyusunan kalender pendidikan kegiatan pemasaran/ promosi peninjauan perubahan kurikulum secara rutin peningkatan sarana dan prasarana pola kemitraan penilaian hasil belajar bagi peserta didik pelaporan serta tindak lanjut oleh lembaga (3) secara keseluruhan terus meningkatkan kinerja LKP dari berbagai aspek baik itu perencanaan pelaksanaan hingga evaluasinya dengan melakukan pembenahan di bidang administrasi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) baik untuk tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan serta melakukan review terhadap penyelenggaraan lembaga guna peningkatan mutu agar semua LKP menjahit di Kota Blitar memperoleh peningkatan akreditasi untuk lembaga mereka sehingga mampu bersaing baik di kancah nasional maupun internasional (4) bagi peserta kursus dan alumni LKP Menjahit di Kota Blitar untuk dapat menggunakan ilmu yang sudah dimiliki dengan sebaik-baiknya sehingga dengan keterampilan tersebut dapat tercipta lapangan kerja baru dan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitarnya serta menyadari akan pentingnya uji kompetensi bahwa dengan memiliki sertifikat uji kompetensi tersebut peserta didik/alumni dapat meluaskan karirnya baik sebagai pengusaha yang profesional ataupun menjadi pengelola kursus (5) bagi mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Malang khususnya dan masyarakat pada umumnya yang akan menjadi pendidik atau penyelenggara LKP Menjahit sebaiknya mempelajari dengan baik mengenai pengelolaan LKP Menjahit agar mampu melaksanakan pendidikan nonformal sesuai dengan Standar Pendidikan Nasional (6) bagi peneliti lain diharapkan penelitian ini dapat menjadi suatu landasan untuk mengembangkan penelitian lain yang terkait karena apa yang peneliti sajikan ini masih belum sempurna dan dapat ditelaah secara lebih khusus dan mendalam lagi.