UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peranan museum Omah Munir sebagai wujud pembelajaran HAM bagi masyarakat di Kota Batu Malang / Wilma Dany Permata

Permata, Wilma Dany - Nama Orang;

Abstrak
Permata Wilma. 2014. Peranan Museum Omah Munir sebagai wujud pembelajaran HAM bagi masyarakat di Kota Batu Malang. Skripsi Jurusan Hukum dan kewarganegaraan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Suparlan Al Hakim M.Si (2) Nuruddin Hady S.H. M.H. Kata Kunci Museum Omah Munir Pembelajaran HAM Kota Batu 12288 12288 12288 12288 Museum menurut Museum berdasarkan definisi yang diberikan International Council of Museums disingkat ICOM adalah institusi permanen nirlaba melayani kebutuhan publik dengan sifat terbuka dengan cara melakukan usaha pengoleksian mengkonservasi meriset mengomunikasikan dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi pendidikan dan kesenangan. Karena itu ia bisa menjadi bahan studi oleh kalangan akademis dokumentasi kekhasan masyarakat tertentu ataupun dokumentasi dan pemikiran imajinatif pada masa depan dan sejak tahun 1977 tiap tanggal 18 Mei diperingati sebagai hari Hari Museum Internasional. 12288 12288 12288 12288 Omah Munir awal dibentuknya yakni dari sebuah agenda pertemuan dari sahabat-sahabat Munir yang berdiskusi dan berfikir untuk membuat Museum Omah Munir. Sebuah agenda kerja yang menjadikan sosok paling berharga dalam sejarah perjuangan penegakkan HAM di Indonesia. Munir menjadi medium pendidikan HAM di Indonesia melalui bentuk museum. Dalam kaitan ini ia menjadi museum pertama di Indonesia yang dalam hal koleksi dan tema mengangkat masalah-masalah Hak Asasi Manusia. Setelah diadakannya diskusi dari para sahabat Munir maka muncullah pemikiran apa nama yang cocok untuk Museum ini yang pertama sahabat Munir membuat nama Museum ini adalah Museum Omah Munir tetapi setelah terjadi perdebatan antara para sahabat Munir akhirnya nama dari Museum ini yakni Omah Munir. Omah Munir ini adalah tempat dimana semua orang bisa belajar tentang HAM. 12288 12288 12288 12288 Pembelajaran HAM diharapkan dapat membentuk kesadaran HAM sejak dini sebagai upaya dalam pembinaan warga negara yang baik yaitu warga negara yang cerdas terampil dan berkarakter serta memiliki kesadaran akan hak dan kewajibannya sebagaimana dirumuskan dalam fungsi dan tujuan pendidikan nasional. Melalui Omah Munir di Kota Batu semoga pendidikan HAM bisa terealisasikan dengan baik. 12288 12288 12288 12288 Program kerja Omah Munir untuk menjadikan Museum Omah Munir menjadi pusat pembelajaran HAM disini yakni mengaplikasikan HAM kepada dunia pendidikan dengan menjadikan kurikulum HAM. Kurikulum HAM disini mempunyai 2 konsep materi pembelajaran. Yakni konsep dasar dan pengembangan riset materi.


Informasi Detail
DDC
Rs 323.4078 PER p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2014.
Deskripsi Fisik
xi, 95 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00217/KI/15
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. HAK ASASI MANUSIA - MDEIA PEMBELAJARAN
2. MUSEUM OMAH MUNIR

Pembimbing
1. Suparlan Al Hakim ; 2. Nuruddin Hady
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik