Tesis
Using discourse completion task to improve the speaking skills of Islamic Business Law Department Students in Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang / Septia Dwi Jayanti
Abstrak
Jayanti Septia Dwi. 2014. Discourse Completion Task Sebagai Strategi untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Mahasiswa Jurusan Hukum Bisnis Syari ah di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Tesis Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Gunadi Harry Sulistyo M.A. (2) Fachrurrazy M.A. Ph.D. Kata Kunci discourse completion task kemampuan berbicara. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa jurusan Hukum Bisnis Syari ah semester IV di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Discourse Competion Task atau DCT digunakan dalam penelitian ini karena strategi pembelajaran tersebut mempunyai beberapa situasi berbeda yang mampu memandu mahasiswa untuk berbicara selaras dengan konteks yang sesuai. Penelitian-penelitian terdahulu membuktikan bahwa DCT merupakan strategi yang efektif untuk mengatasi kesulitan peserta didik dalam berbicara. Selain itu DCT juga sesuai jika diterapkan kepada peserta didik yang mempunyai latar belakang budaya (kesopanan) yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif. Kolaborasi dilakukan dengan dosen Bahasa Inggris Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang lain dalam menyusun perencanaan pengajaran menentukan kriteria kesuksesan menerapkan metode pembelajaran pengamatan serta refleksi. Subyek penelitian ini adalah 25 orang mahasiswa semester IV dari jurusan Hukum Bisnis Syari ah di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari satu siklus yang terbagi dalam 4 tahap yakni perencanaan penerapan observasi dan refleksi. Untuk mengetahui sejauh mana DCT mengatasi masalah kesulitan berbicara mahasiswa mengenai percakapan sehari-hari data diperoleh dari keaktifan berbicara didalam kelas hasil dari tugas berbicara mahasiswa serta tanggapan (pendapat) mahasiswa mengenai penggunaan DCT dikelas. Selanjutnya untuk memperoleh data tersebut beberapa instrumen digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi catatan lapangan kuisioner serta prompt berbicara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DCT terbukti memudahkan mahasiswa berbicara mengenai percakapan sehari-hari dan bisa meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa. Prosentase mahasiswa yang mencapai nilai diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM) telah meningkat dari 16% (4 dari 25 mahasiswa) pada penelitian awal menjadi 84% (21 dari 25 mahasiswa). Selain itu nilai rata-rata dari masing-masing aspek penilaian isi pembicaraan kosa kata komprehensibilitas kelancaran dan pelafalan juga meningkat. Berdasarkan temuan tersebut disarankan kepada instruktur ataupun dosen Bahasa Inggris lain untuk menggunakan DCT ini pada kelas mereka. Selain itu bagi peneliti lain strategi ini juga direkomendasikan dengan memodifikasi DCT dari segi situasinya supaya lebih efektif efisien dan bisa dipakai untuk mengatasi masalah kesulitan berbicara mahasiswa pada berbagai level kemampuan.