Skripsi
Illocutionary act analysis on Sophie\'s utterances of Howl\'s Moving Castle Movie / Nadia Aprilia Ashari
Abstrak
Ashari Nadia A. Tahun 2014. Analisa Tindak Ilokusi Pada Penuturan Karakter Sophie Dalam Film yang Berjudul Howl Moving Castle.Tesis.Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Kata Kunci Tindak Tutur Tindak Ilokusi Film Howl s Moving Castle Tesis ini membahas mengenai analisa tindak ilokusi dalam film Howl s Moving Castle yang mana berhubungan dengan studi Pragmatik. J.L Austin telah mengklasifikasikan tindak tutur menjadi tiga macam yaitu lokusi ilokusi dan perlokusi. (Justova 2006 11). Menurut J.L Autin yang dikutip oleh Thomas (1996 49) tindak ilokusi adalah makna dibalik kata-kata. John Searle yang dikutip oleh Mey (2001 119) telah mengklasifikasikan tindak ilokusi menjadi lima yaitu representatif direktif komisif ekspresif dan deklaratif. Dengan menggunakan metode diskriptif-kualitatif penulis ingin menganalisa tindak ilokusi berdasarkan teori Austin dan Searle tersebut. Peneliti menunjukkan hasil analisis data dalam bab temuan dan diskusi . Jadi dengan menggunakan teori Austin dan Searle peneliti menemukan bahwa di balik makna yang dimaksudkan dari tindakan ilokusi tersebut ada empat (4) jenis tindakan ilokusi terlihat dalam film itu Representatif Direktif Komisif dan Ekspresif. Dalam film tersebut ada 49 tindak tutur ilokusi 25 tuturan terlihat di bagian pra-klimaks 17 ucapan terlihat di bagian klimaks dan 7 ucapan terlihat di bagian pasca-klimaks. Tindakan ilokusi Direktif ditunjukkan di 26 tuturan dengan persentase 53 06% kemudian diikuti oleh representatif dengan sepuluh (10) tuturan dengan persentase 20 4% komisif dengan delapan (8) tuturan dengan persentase 18.3% dan ekspresif dengan tiga (3) tuturan dengan persentase 6 12%. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini dapat dijadikan referensi mengenai studi pragmatik terutama tentang tindak tutur untuk para mahasiswa linguistik. Namun ruang lingkup penelitian ini terbatas karena sumber data yang diambil hanya berasal dari film. Jadi bagi para siswa atau pembaca penulis berharap mereka dapat menganalisis tindak ilokusi dari sumber data lain seperti dialog ditelevisi radio iklan koran atau dalam percakapan sehari-hari. Meskipun penulis telah memberikan kemampuan terbaiknya untuk studi ini masih perlu adanya beberapa perbaikan yang akan dilakukan oleh peneliti selanjutnya.