Skripsi
Kesalahan pembentukan konsekutivsatz dalam karangan mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang / Olivya Marantika
Abstrak
Marantika Olivya. 2014. Kesalahan Pembentukan Konsekutivsatz dalam Karangan Mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang. Skripsi Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Deddy Kurniawan S.Pd. M.A. (II) Dr. Rizman Usman M.Pd. Kata Kunci kesalahan Konsekutivsatz karangan mahasiswa 12288 12288 12288 12288 Sebuah karangan terdiri dari atas beberapa kalimat. Kalimat sendiri terdiri dari susunan induk kalimat dan anak kalimat. Sebuah kalimat dikatakan baik jika terdapat keterpaduan antar induk kalimat dengan anak kalimat. Maka dari itu diperlukan kata penghubung untuk menghubungkan kalimat agar menjadi kalimat yang padu. Salah satu kata penghubung dalam bahasa Jerman adalah kata penghubung sodass deshalb deswegen darum dan daher. Kata hubung tersebut berfungsi membentuk kalimat konsekutif. Dalam pembentukan kalimat konsekutif mahasiswa masih melakukan kesalahan dalam karangan. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam pembentukan Konsekutivsatz beserta faktor-faktor penyebabnya. Dalam penelitian ini digunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah karangan mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang Angkatan 2012 yang mengikuti matakuliah Aufsatz I. Data penelitian ini adalah pembentukan kalimat Konsekutivsatz yang salah dalam karangan mahasiswa. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai instrumen utama sedangkan instrumen pendukungnya berupa tabel dokumentasi dan pedoman wawancara. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih cukup banyak kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam pembentukan Konsekutivsatz. Kesalahan tersebut antara lain (a) kesalahan peletakan posisi verba (b) kesalahan peletakan konjungsi dalam kalimat (c) kesalahan tidak adanya tanda baca koma ( ) sebelum Nebensatz (d) kesalahan tidak adanya verba pada Nebensatz (e) kesalahan penempatan tanda baca koma ( ) dalam Nebensatz. Sementara itu dari hasil wawancara diperoleh faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan yaitu (1) kurangnya pemahaman mahasiswa akan penggunaan konjungsi dalam Nebensatz (2) mahasiswa masih bingung dalam membentuk kalimat jika memikirkan gramatika (3) mahasiswa jarang memeriksa ulang dan merevisi karangan yang telah dibuat dan (4) kurangnya ketelitian mahasiswa dalam pembentukan Konsekutivsatz.