UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh variasi paduan tembaga (Cu) dengan aluminium silikon (Al-Si) pada proses pengecoran dengan cetakan logam terhadap tingkat kekerasan / Dodit Ferdiansyah

Ferdiansyah, Dodit - Nama Orang;

Abstrak
Ferdiansyah Dodit. 2014. Pengaruh Variasi Paduan Tembaga (Cu) Dengan Aluminium Silikon (Al-Si) Pada Proses Pengecoran Dengan Cetakan Logam Terhadap Tingkat Kekerasan. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Putut Murdanto S.T. M.T. (II) Rr. Poppy Puspitasari S.Pd. M.T. Ph.D Kata Kunci Variasi Paduan Tembaga (Cu) Pengecoran Kekerasan Aluminium Silikon (Al-Si). Aluminium Silikon (Al Si) merupakan unsur yang banyak digunakan dalam dunia industri sebagai bahan pembuatan komponen pemesinan. Aluminium Silikon (Al Si) mempunyai sifat mekanis kususnya kekerasaannya yang kurang baik. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kekerasaannya salah satunya dengan memadukan Tembaga (Cu) ke dalam aluminium silikon (Al Si). Tembaga adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Cu. Paduan unsur tembaga yang sesuai dapat meningkatkan kekerasan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat kekerasan aluminium silikon dengan paduan tembaga 6% 8% dan 10%. (2) mengetahui struktur mikro aluminium silikon dengan paduan tembaga 6% 8% dan 10%. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Data hasil uji kekerasan yang berupa nilai rata-rata ditampilkan dalam bentuk tabel dan histogram. Hasil penelitian nilai rata-rata kekerasan aluminium silikon tanpa paduan tembaga (0%) adalah 47 3 HRB paduan tembaga 6% adalah 83 1 HRB paduan tembaga 8 % adalah 91 4 HRB paduan tembaga 10 % adalah 99 6 HRB. Hasil penelitian foto mikro aluminium silikon tanpa paduan tembaga terlihat ada bentuk pola bulatan yaitu aluminium dan pola seperti cacing yaitu silikon foto mikro aluminium silikon dengan paduan tembaga 6% menunjukkan adanya garis garis kecil yang sebelumnya tidak ada kemudian foto mikro aluminium silikon dengan paduan tembaga 8% garis garis kecil menjadi semakin besar dan pada foto mikro aluminium silikon dengan paduan tembaga 10% garis garis tersebut menjadi sangat besar. Dari seluruh data dan analisis data yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar paduan tembaga maka semakin meningkat pula kekerasannya. Hal ini dapat dijadikan masukan sebagai pedoman produksi bagi praktisi ilmu logam dan dunia industri.


Informasi Detail
DDC
Rs 671.2 FER p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik mesin, 2014.
Deskripsi Fisik
ix, 79 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00371/KI/15
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. LOGAM, PENGECORAN
Pembimbing
1. Putut Murdanto ; 2. Rr. Poppy Puspitasari
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik