Skripsi
Pengembangan video pembelajaran tata cara berwudhu untuk santri Madrasah Diniyah at-Tahdzibiyyah / Do Merda Nurul Yaqin Al-Romdoni
Abstrak
NurulYaqin Al-romdoni Do Merda. 2013.PengembanganVideo Pembelajaran Tata Cara BerwudhuUntuksantri Madrasah Diniyah At-TahdzibiyahMalang. Skripsi Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas negeri Malang. Pembimbing (I)Drs.H. Zainul Abidin M.Pd. (II) YerrySoepriyanto ST MT Kata Kunci Video Pembelajaran Fiqih Wudhu Model Pengembangan Sadiman Salah satumateripembelajaran yang diajarkan di Madrasah Diniyahadalahtatacaraberwudhudimanaberwudhumerupakansalahsatusyaratsahdalammelaksanakanibadahsholat sehinggatatacaraberwudhuharusdiberikansecarabenardanruntut sebabjikawudhuseseorangtidaksahmakatidaksah pula sholatnya. Dalampembelajaranpraktikumwudhudiperlukanadanyademontrasilangsungtentangtatacaraberwudhu yang biasanyadilaksanakanditempatwudhuselainitudemontrasitersebutdilakukanlebihdarisatu kali atauberulang-ulangsehinggasantrimampumemahamidenganbaiktentangtatacaraberwudhu.Videopembelajaranmampumenjawabpermasalahan-permasalahandalampembelajarantersebut. Hal inidikarenakan video pembelajaranbisadiputarberulang-ulangsehinggamampumenggantikanperanustadzdalammendemontrasikangerakanberwudhuselainitujuga video pembelajaranbisadiputardidalamkelassehinggatidakperlumembawasantrikeluarkelas. Di Madrasah Diniyah At-Tahdzibiyyah terdapatfenomenapenggunaan bilingual menggunakanbahasa Indonesia danbahasaArabdalampembelajarannya. Hal inidilakukandengantujuan agar santridapatbelajar Agama Islam langsungdarisumberaslinya.Yaitu Al-Qur an danHadistkarena Al-Qur an danHadistmenggunakanbahasaArabsertadapatmembiasakandiriuntukmenggunakanataumemahamibahasaasingdalamhaliniadalahbahasaArab. Tujuan pengembangan adalah mengembangkan video yang berisimateritatacaraberwudhupadamatapelajaranFiqihsehinggamenjadi media alternatifsertaefektif. Secarakonseptual langkah-langkah pengembangan menggunakan model Sadiman pendekatanpenelitiandanpengembanganmencakup9langkahumum sebagaimanadiuraikanSadiman (2009 101) yaitusebagaiberikut Adapunlangkah-langkahdalampengembangan model Sadimanantara lain (1) identifikasikebutuhan (2) perumusantujuan (3) pengembanganmateri (4) pengembanganalatevaluasi (5) menyusunnaskah (6) produksi (7) tes/ ujicoba (8) revisi (9) produksiapdimanfaatkan Hasilpengembanganvideo pembelajaran bilingual tatacaraberwudhuiniberdasarkananalisis data dari1orang ahli media 1 orangahlimateri 2santriuntukujiperseorangan7 santriuntukujicobakelompokkecilserta 20 santriuntukujilapangan kemudiandianalisaberdasarkanatastabelspesifikasi memenuhikriteria valid denganhasilperhitunganahli mediameberikanskor80 9%.Ahlimaterimeberikanskor 90 9 %Penilaiansantriterhadapvideo pembelajaran bilingual untukujicobaperseoranganmendapatkanskor 88 5% danutukujicobakelompokkecilmendapatkanskor 86 6% sementarauntukujilapanganmendapatskor 85 6% dandapatdinyatakanvalid.Teshasilbelajaryang ditunjukandenganmenggunakan media video pembelajaran bilingual tatacaraberwudhuinimemberikanefekpositifterhadaphasilbelajarmahasiswa inidibuktikandenganadanyapeningkatan test hasilbelajarsenilai32 5dari rata rata-rata nilaisantriketikapre test 62 5 dansetelahpost testnaikmenjadi 95 dimananilaiinisudahmelebihinilaistandart di Madrasah Diniyah At-Thadzibiyahyakni 85. Inimenunjukanindikasibahwa media inijugamemberidampaksignifikanterhadaphasilbelajarsantri.Jadi media pembelajaraninilayakdigunakan di dalamkelas. Untukkeperluanpengembanganlebihlanjut penelitimemilikibeberapa saranpadasaatproduksi media penelitimemberikan saransebagaiberikut (1) Pemilihanmateri video hendaknyasesuaidenganmahdzabahlisunnahwaljamaah (2) Padasaatpembuatannaskahhendaknyamencantumkandasar-dasarberwudhumenurut Qur an danHadistuntukmemperkuatmateri video.(3) Disarankanmenggunakanalat dubbing yang baikuntukkejelasansuara. (4) Pemilihanistilah-istilahsertapenggunaantatabahasa yang baik yang sesuaikarakteraudiens agartidakasingdidengarolehsantri. SedangkanUntukkeperluanpemanfaatan penelitimemilikibeberapa sarandiantaranyasebagaiberikut (1) Ustadzhendaknyamembacabukupetunjukpemanfaatanagar mampumenerapkan media inidenganbaikdanbenar (2) Melaksanakansemuaisidalambukupetunjukpemanfaatan. (3) Mengadakantespraktekwudhu agar tujuanpembelajarandapattercapai. Dalampenyebarluasanprodukpengembangankesasaranyang lebihluas penelitimemberikansaran sebagaiberikut (1)Hendaknyamengembangkan media Video Pembelajarantidakhanyamencakupkomponenberwudhusaja melainkanlebihluassepertikomponenbersuciatauthaharahyakniberwudu tayamumsertamandibesar. (2) Mengembangkanproduk Video pembelajaran bilingual denganbahasa lain sepertibahasaJawaataubahasaInggris (3) Sebelumdisebarluaskansebaiknyadisosialisasikankepadapihak-pihakterkaitsepertiustadzmatapelajaranFiqihdanMadrasah Madrasah lainyauntukmemperolehpengakuandanperijinanuntukpenerapan Video pembelajaranyang dikembangkan.