UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh frekuensi martensitting terhadap kekerasan dan struktur mikro pada hasil pendingin baja S45C / Mohammad Rizky Alfarisi

Alfarisi, Mohammad Rizky - Nama Orang;

Abstrak
Alfarisi Mohammad Rizky. 2014. Pengaruh Frekuensi Martensiting terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro pada Hasil Pendinginan Baja S45C. Skripsi Jurusan Teknik mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Wahono S.ST. M.Pd. (2) Dra. Hj. Widiyanti M.Pd. Kata Kunci martensiting kekerasan struktur mikro pendinginan baja S45C. Dalam praktik pengerasan baja dengan metode celup cepat tidak seluruh strukturnya membentuk martensit tetapi masih tersisa butir 947 yang tidak berbentuk martensit. Hal ini diakibatkan oleh pendinginan yang tidak cukup menjangkau daerah tersebut (biasanya pada daerah inti). Fase 947 yang tidak menjadi martensit tersebut disebut 947 sisa atau austenit sisa (retained austenite). Martensiting adalah proses pembentukan martensit dari 947 sisa atau austenit sisa dengan cara memanaskan kembali baja yang telah didinginkan cepat hingga temperatur di atas batas pembentukan martensit (M_f) dilanjutkan dengan pendinginan cepat.Martensitingbertujuan meminimalisir austenit sisa sehingga mendapatkan kekerasan baja yang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi martensiting terhadap kekerasan dan struktur mikro pada hasil pendinginan baja S45C. Temperatur martensiting yang digunakan adalah 300 C dengan frekuensi hingga 3 . Hasil penelitian spesimen tanpa perlakuan panas memiliki nilai kekerasan 261 575 HV spesimen dengan perlakuan Quenching pada temperatur 850 C mengalami kenaikan nilai kekerasan tertinggi yaitu 322 025 HV.Pada proses martensiting satu kali pada temperatur 300 C memiliki nilai kekerasan 274 706 HV pada proses martensiting dua kali pada temperatur 300 C memiliki nilai kekerasan 258 87 HV dan pada proses martensiting tiga kali pada temperatur 300 C memiliki nilai kekerasan 242 8 HV. Hal tersebut menyatakan bahwa proses martensitingberulang berpengaruh terhadap nilai kekerasan baja S45C sedangkan perlakuan martensiting1 memberikan nilai kekerasan yang paling bagus.


Informasi Detail
DDC
Rs 671.36 ALF p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 2014.
Deskripsi Fisik
xi, 98 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00548/KI/15
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2014
Subjek
1. BAJA S45C - KEKERASAN - PENGARUH MARTENSITTING
Pembimbing
1. Wahono ; 2. Widiyanti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik