Skripsi
Pengaruh rasio arus kas operasi dan return on asset terhadap dividend payout ratio (studi pada perusahaan manufaktur yang listing di BEI periode 2012-2013) / Ratna Ayu Kusumaningtyas
Abstrak
Kusumaningtyas Ratna Ayu. 2014. Pengaruh Rasio Arus Kas Operasi dan Return on Asset terhadap Dividend Payout Ratio (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI Periode 2012 2013). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Yuli Soesetio S.E. M.M. (II) Hj. Fadia Zen S.E. M.M. Kata Kunci Rasio Arus Kas Operasi Return On Asset Dividend Payout Ratio. Perusahaan manufaktur merupakan jenis perusahaan yang terbanyak melakukan go public di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan yang go public dalam pengelolaannya memisahkan antara fungsi pengelolaan perusahaan (manajemen) dengan fungsi kepemilikan (shareholders). Adanya pemisahan tersebut berpotensi menimbulkan agency problem. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu biaya yaitu agency cost. Agency cost dapat dikurangi dengan suatu mekanisme yaitu kebijakan dividen. Kebijakan dividen dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya likuiditas yang diproksikan dengan rasio arus kas operasi dan tingkat laba yang diproksikan dengan ROA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh antara rasio arus kas operasi dan return on asset terhadap dividend payout ratio. Populasi penelitian ini meliputi semua perusahaan manufaktur yang terdaftar selama periode 2012 2013 di Bursar Efek Indonesia. Sampel yang diambil 27 perusahaan manufaktur yang listing di BEI periode 2012 2013 dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rasio arus kas operasi tidak berpengaruh signifikan terhadap dividend payout ratio pada perusahaan manufaktur periode 2012 2013. Sedangkan Return on asset berpengaruh positif signifikan terhadap dividend payout ratio pada perusahaan manufaktur periode 2012 2013. Saran bagi perusahaan yang ingin menyejahterakan pemegang saham dan diminati oleh para investor melalui nilai DPR yang dimiliki maka sebaiknya perusahaan harus lebih memperhatikan Return on Asset (ROA). Bagi investor pada saat pengambilan keputusan investasi sebaiknya investor memperhatikan kinerja keuangan perusahaan sebab dalam penelitian ini terbukti kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba berpengaruh terhadap kebijakan dividen perusahaan itu sendiri. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan mengembangkan variabel independen yang digunakan. Selain itu sebaiknya dapat menggunakan sampel lain agar tidak hanya terfokus pada perusahaan manufaktur saja.