Skripsi
Pengaruh experiental marketing terhadap loyalitas pelanggan (studi pada komunitas \"Yamaha Riders Federation Indonesia\" Wilayah Malang) / Chintata Ardisa
Abstrak
Ardisa Chintata. 2014. Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Pada Komunitas Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Wilayah Malang). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Sutrisno M.M. (II) Dr. Titis Shinta Dhewi SP. MM. Kata Kunci Experiential Marketing Loyalitas Pelanggan Pertumbuhan ekonomi Indonesia salah satunya di dorong pada sektor industri otomotif. Potensi pasar otomotif sepeda motor semakin tinggi dan mengakibatkan banyaknya pilihan merek sepeda motor sesuai dengan kebutuhan mobilitas manusia. Pasar otomotif bersaing ketat dalam memproduksi sepeda motor dengan semua keunggulan kompetitif. Yamaha hadir di Indonesia dengan memposisikan diri sebagai challenger dengan tingkat penjualan yang terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendekatan experiential marketing pada sepeda motor Yamaha terhadap loyalitas pelanggan mengetahui pengaruh experiential marketing (sense feel think act dan relate) terhadap loyalitas pelanggan secara parsial atau simultan dan mengetahui sub variabel yang dominan mempengaruhi loyalitas pelanggan sepeda motor Yamaha. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan sepeda motor Yamaha di komunitas Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) wilayah Malang. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling terhadap 86 responden. Sebelum menyebar instrumen penelitian dilakukan uji validitas dan reliabilitas untuk mengetahui apakah instrumen yang akan disebar ke responden tersebut valid dan reliabel terhadap variabel yang diteliti. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dan uji asumsi klasik. Hasil dari penelitian ditemukan adanya pengaruh secara parsial antara (1) sense (panca indera) terhadap loyalitas pelanggan (2) feel (perasaan) terhadap loyalitas pelanggan (3) think (cara berpikir) terhadap loyaliyas pelanggan (4) act (gaya hidup) terhadap loyaliyas pelanggan (5) relate (relasi) terhadap loyalitas pelanggan. Dan ditemukan juga pengaruh secara simultan antara experiential marketing terhadap loyalitas pelanggan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh baik secara parsial maupun simultan dari experiential marketing terhadap loyalitas pelanggan. Dan variabel yang paling dominan pengaruhnya dalam mempengaruhi loyalitas pelanggan adalah subvariabel feel (perasaan). Berdasarkan hasil analisis dan temuan dalam penelitian ini penulis menyarankan (1) Bagi YRFI perlu mengadakan pelatihan dalam hal manajemen organisasi. (2) Bagi peneliti selanjutnya sebaiknya menggunakan teknik proportional random sampling jika populasi telah diketahui. Disarankan pula untuk meneliti variabel lain pada pengalaman positif yang dapat mempengaruhi loyalitas pelanggan dan menambahkan praktek experiential marketing yang dijalankan perusahaan.