Skripsi
Pemurnian protase alkali dari Bacillus brevis dengan metode fraksinasi amonium sulfat / Sita Rina Novia Lia Sari
Abstrak
Sari S. R. N. 2014. Pemurnian Protease Alkali dari Bacillus brevis dengan Metode Fraksinasi Amonium Sulfat. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Suharti S.Pd. M.Si. (II) Muntholib S.Pd. M.Si. Kata kunci protease alkali Bacillus brevis pemurnian fraksinasi amonium sulfat profil protein 12288 12288 12288 12288 Protease alkali merupakan enzim yang banyak dimanfaatkan dalam bidang industri salah satunya industri deterjen. Enzim ini dapat diperoleh dari Bacillus brevis akan tetapi aktivitas ekstrak kasar protease alkali dari Bacillus brevis masih rendah maka perlu dilakukan pemurnian. Jenis protease dari protease alkali yang tersebut belum diketahui. Jenis protease perlu diketahui untuk menentukan kondisi selama proses pemurnian. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis protease alkali dari Bacillus brevis berdasarkan inhibitor spesifik tingkat kemurnian yield aktivitas spesifik enzim setelah pemurnian parsial menggunakan fraksinasi amonium sulfat rentang konsentrasi amonium sulfat yang dapat mengendapkan alkaline protease dengan aktifitas spesifik tertinggi dan analisis profil protein hasil pemurnian protease alkali fraksi 50-75%. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratoris. Penelitian dilakukan dalam empat tahap yaitu (1) produksi ekstrak kasar protease dari Bacillus brevis (2) penentuan jenis enzim berdasarkan pengaruh inhibitor spesifik (PMSF dan EDTA) (3) pemurnian enzim dengan metode fraksinasi amonium sulfat dan (4) Penentuan berat molekul protease alkali hasil pemurnian. Produksi ekstrak kasar protease dilakukan pada temperatur inkubasi 40 oC dan 100 rpm selama 120 jam. Penentuan aktifitas protease dilakukan dengan metode Anson pada pH 9 dan penentuan kadar protein ditentukan dengan metode Lowry Pengendapan amonium sulfat dilakukan pada fraksi 0-25% 25-50% 50-75% dan 75-100%. Analisis berat profil protein hasil pemurnian dilakukan menggunakan metode SDS PAGE dengan pewarnaan silverstaining. 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan bahwa inhibitor PMSF dengan konsentrasi 5 mM menurunkan aktivitas sebesar 94 4% dan penambahan inhibitor EDTA dengan konsentrasi 5 mM menurunkan aktivitas sebesar 16 75%. Berdasarkan data tersebut dapat diperkirakan bahwa protease alkali yang ada dalam ekstrak kasar protease alkali yang ada dalam ekstrak kasar mempunyai residu serin dan atau logam. Ada dua kemungkinan yaitu dalam ekstrak kasar terdapat satu jenis protease alkali memiliki protein yang mengandung residu serin dalam sisi aktifnya dan enzim juga memiliki kofaktor logam dalam molekul protein yang sama (2) dalam ekstrak kasar terdapat dua jenis protease alkali yaitu jenis protease serin dan satu protease lainnya merupakan jenis protease logam. Aktivitas protease alkali tertinggi pada konsentrasi amonium sulfat 50-75% dengan aktivitas spesifik sebesar 0 245 U / mg tingkat kemurnian sebesar 1.268 kali ekstrak kasar dan yield sebesar 6 746%. Berdasarkan hasil analisis profil protein dengan menggunakan SDS-PAGE hasil pemurnian dengan pengendapan amonium sulfat 50-75% dapat dianggap tidak murni karena itu perlu dilakukan pemurnian lebih lanjut.