Skripsi
Kebijakan penempatan kerja untuk menciptakan kinerja individu yang optimal pada karyawan (studi kasus pada PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Cabang Sutoyo Malang) / Ferdian Eka Pramudita
Abstrak
Eka Pramudita Ferdian. 2014. Kebijakan Penempatan Kerja Untuk Menciptakan Kinerja Individu yang Optimal pada Karyawan BRI (Studi kasus pada PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk Cabang Malang Sutoyo). Skripsi Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto M.Ed. M.Si. (II) Elfia Nora S.E M.Si. Kata Kunci Penempatan Kerja Kinerja Karyawan 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan penempatan kerja pada karyawan BRI cabang Malang Sutoyo dan masalah yang dihadapi karyawan dalam proses penempatan kerja dan bagaimana penanggulangannya. 12288 12288 12288 12288 Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Dalam penelitian ini peneliti melakukan wawancara dengan karyawan dan bagian SDM. Ada 3 tahap dalam melakukan analisis data yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa 1) Kebijakan penempatan kerja sudah tepat sehingga aktivitas para karyawan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Kebijakan ini memiliki manfaat sesuai dengan harapan karywan dan perusahaan. 2) Hal-hal yang dipertimbangkan pimpinan dalam penempatan kerja yaitu prestasi kerja pengalaman kerja faktor usia. 3) Bentuk penempatan kerja pada karyawan yaitu rotasi jabatan dan promosi jabatan. 4) Prosedur kebijakan penempatan kerja melalui rekrutmen internal dengan pertimbangan evaluasi kinerja oleh pimpinan. 5) kendala dalam proses penempatan kerja yaitu mengenai prosedur pelaksanaan yang tertutup ketidaksesuaian antara kebutuhan karyawan dengan beban kerja yang ada. 12288 12288 12288 12288 Saran yang dapat diberikan antara lain (1) Pihak manajemen harus berupaya untuk menjaga hubungan baik antar karyawan. (2) Pihak manajemen harus memberikan pengarahan kepada karyawan agar bekerja sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. (3) Pihak manajemen harus melaksanakan kebijakan ini sesuai dengan kondisi karyawan dan kebutuhan perusahaan.