Skripsi
Simplification of identity in Amy Chua\'s autobiography: Battle Hymn of the Tiger Mother / Renisya Satya Putri
Abstrak
Putri Renisya S. 2014. Penyederhanaan Identitas dalam Otobiografi Amy Chua Battle Hymn of the Tiger Mother. Skripsi. Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Mochamad Nasrul Chotib S.S. M.Hum. Keywords induk harimau identitas penyederhanaan identitas secara berlebihan representasi dari identitas identitas kompleks 12288 12288 12288 12288 Battle Hymn of the Tiger Mother adalah sebuah otobiografi karya Amy Chua sebagai memoar dari perjuangannya sebagai generasi kedua imigran Cina yang menghargai budaya Cina sebagai budaya yang lebih baik dibandingkan dengan budaya Barat dalam membesarkan anak-anak. Sebagai sebuah otobiografi novel ini memberikan wawasan tentang bagaimana sebuah keluarga China-Amerika hidup dan bertahan dalam masyarakat sebagai model minoritas. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini bertujuan untuk melihat identitas melalui perspektif yang berbeda dari penulis yang mana identitas tidaklah sesederhana Anda menerapkan tradisi budaya tertentu menjadikan Anda bagian dari kelompok budaya tertentu. Penelitian ini menggunakan kajian budaya untuk menganalisis identitas budaya karakter utama dari novel ini yang juga adalah penulis dari otobiografi ini. Analisis ini dibagi menjadi tiga bagian bagian-bagian tersebut yaitu hipotesis (pendapat penulis) antitesis (pendapat peneliti) dan sintesis (penggabungan dari bagian-bagian sebelumnya). 12288 12288 12288 12288 Hasil penelitian menunjukkan bahwa penulis menyederhanakan identitasnya. Penulis mencoba untuk menyampaikan pendapatnya dengan menunjukkan hal-hal yang ia lakukan sebagai orang Cina. Namun peneliti mengungkapkan bahwa di beberapa bagian novel penulis menunjukkan yang sebaliknya. Penulis tidak memiliki identitas Cina yang kuat dan bahkan ia memiliki budaya akar Barat yang lebih kuat. Oleh karena itu peneliti menyimpulkan bahwa identitas adalah hal yang kompleks yang tidak bisa hanya dinilai hanya saat ini masa lalu dan masa depan juga harus dipertimbangkan karena komponen-komponen tersebut saling terkait satu sama lain dalam mendefinisikan identitas seseorang. Sebuah penyederhanaan identitas dapat diterima tetapi kita tidak boleh mengabaikan bahwa identitas sebenarnya hal yang kompleks.