Skripsi
Pengembangan media pembelajaran matakuliah sistem operasi berbasis multimedia interaktif bagi Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang / Bayu Dian Anggara
Abstrak
Anggara Bayu Dian. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Matakuliah Sistem Operasi Berbasis Multimedia Interaktif bagi Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Heru Wahyu Herwanto S.T. M.Kom. (2) Triyanna Widiyaningtyas S.T. M.T. Kata Kunci Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Sistem Operasi Sistem Operasi adalah matakuliah wajib yang dipelajari mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika di Universitas Negeri Malang. Matakuliah Sistem Operasi memiliki bobot tiga sks. Berdasarkan observasi dan wawancara terhadap mahasiswa program Studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang sumber belajar yang digunakan pada matakuliah Sistem Operasi adalah buku teks serta materi dalam bentuk file PDF dan PPT. Mahasiswa kurang memahami materi yang hanya disajikan melalui file PDF dan PPT karena konten materi dalam media tersebut hanya berisi teks dan gambar saja. Pada matakuliah Sistem Operasi terdapat beberapa materi yang tidak cukup hanya dijelaskan dengan lisan saja. Oleh sebab itu diperlukan sebuah media yang mampu menjelaskan dan menggambarkan materi secara detil tidak hanya melalui gambar dan teks saja namun juga dalam bentuk animasi atau simulasi. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran untuk matakuliah Sistem Operasi berbasis multimedia interaktif bagi mahasiswa dan dosen dan mengetahui kelayakan produk aplikasi media pembelajaran tersebut. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah model Sadiman. Tahapan dalam model pengembangan Sadiman yakni (1) Identifikasi Kebutuhan (2) Perumusan Tujuan (3) Perumusan Butir Materi (4) Perumusan Alat Pengukur Keberhasilan (5) Penulisan Naskah Media (6) Test/Uji Coba (7) Revisi dan (8) Naskah Siap Produksi. Dari hasil validasi ahli media diperoleh persentase kelayakan 95 93% dan hasil validasi ahli materi adalah 96%. Dari hasil uji coba satu lawan satu diperoleh persentase sebesar 84 60% uji coba kelompok kecil sebesar 81 38% dan uji coba lapangan sebesar 81 61%. Rata-rata persentase kelayakan secara keseluruhan adalah 87 89% berdasarkan kriteria kelayakan menurut Akbar dan Sriwiyana (2011) secara keseluruhan produk media pembelajaran interaktif ini dinyatakan sangat layak dan tanpa revisi.