Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPS melalui model pembelajaran talking stick pada siswa kelas III SDN Blitar Kota Blitar / Arif Satryo Utomo
Abstrak
Utomo Arif Satryo. 2015. Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Talking Stick Pada Siswa Kelas III SDN Blitar Kota Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Hadi Mustofa M.Pd (II) Drs. H. Suhel Madyono S.Pd M.Pd. Kata kunci peningkatan hasil belajar ips model pembelajaran talking stick Berdasarkan observasi yang dilakukan di kelas III SDN Blitar Kota Blitar ditemukan beberapa permasalahan antara lain (1) siswa kurang mengerti materi yang diajarkan oleh guru (2) pembelajaran bersifat membosankan (3) guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional di mana guru hanya berceramah dalam menyampaikan materi dan (4) banyak siswa yang pasif dan kurang termotivasi untuk mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick pada siswa kelas III SDN Blitar Kota Blitar dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas III SDN Blitar Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dengan tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi tes dan dokumentasi. Instrumen penilaian yang digunakan berupa pedoman observasi dan soal tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata nilai aktivitas guru pada siklus I sebesar 68 5 meningkat pada siklus II menjadi 88 5 dan rata-rata nilai aktivitas siswa pada siklus I sebesar 67 3 meningkat pada siklus II menjadi 90. Sedangkan peningkatan hasil belajar siswa ditunjukkan dengan rata-rata nilai pada pratindakan adalah 60 siklus I adalah 71 5 dan siklus II adalah 80 5. Ketuntasan belajar secara klasikal pada pratindakan sebesar 35% pada siklus I sebesar 56% dan pada siklus II sebesar 81%. Siswa secara individu dikatakan tuntas dalam belajar apabila telah mencapai taraf penguasaan minimal 70% dengan nilai 70. Secara klasikal dikatakan tuntas belajar apabila minimal 75% di kelas tersebut telah mencapai ketuntasan belajar minimal 70. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Blitar Kota Blitar. Untuk itu diharapkan guru dapat mengembangkan model pembelajaran Talking Stick pada mata pelajaran lainnya.