Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPS tentang perkembangan teknologi melalui model group investigation di kelas IV SDN 1 Tambakrejo Kabupaten Tulungagung / Dessy Krisnayanti
Abstrak
Krisnayanti Dessy. 2015. Peningkatan Hasil Belajar IPS tentang Perkembangan Teknologi melalui Model Group Investigation di Kelas IV SDN 1 Tambakrejo Kabupaten Tulungagung. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Hj. Lilik Bintartik M.Pd (II) Drs. H. Suhel Madyono S.Pd. M.Pd. Kata kunci hasil belajar ips perkembangan teknologi group investigation. Proses pembelajaran IPS di kelas IV di SDN 1 Tambakrejo hanya bersumber pada buku penunjang tanpa stimulus media pembelajaran dan sebagian besar siswa cenderung pasif. Guru telah menggunakan berbagai metode pembelajaran salah satunya adalah metode diskusi namun siswa kurang bisa mengkomunikasikan pemikirannya kepada teman kelompoknya maupun kepada kelas. Data ini didukung dengan hasil belajar yang diperoleh pada tahap pratindakan dimana hanya 19% siswa yang mencapai nilai KKM (70) yang telah ditentukan. Fakta ini menunjukkan rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa. Paparan di atas memberikan informasi bahwa pelaksanaan pembelajaran yang berlangsung saat ini masih ditemukan kesenjangan antara harapan dengan kenyataan di lapangan. Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan penerapan model Group Investigation dan (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa melalui model Group Investigation. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis PTK. Data yang digunakan adalah data pelaksanaan pembelajaran dan data hasil belajar siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara observasi dokumentasi catatan lapangan dan tes. Langkah dalam PTK yakni perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation telah terlaksana dengan sangat baik dan telah memenuhi target yang diharapkan. Rata-rata persentase aktivitas guru pada siklus I 82 45% (B) dan 89 47% (A) pada siklus II. Sementara itu rata-rata persentase aktivitas siswa pada siklus I 68 11% (B) dan 87 45% (A) pada siklus II. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS tentang perkembangan teknologi dengan menerapkan model Group Investigation. Rata-rata nilai siswa saat pratindakan yang hanya mencapai 53 40 (C) meningkat menjadi 73 28 (B) pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 85 34 (B) pada siklus II. Sementara itu persentase ketuntasan belajar siswa dari tahap pratindakan yang hanya mencapai 19% (E) meningkat menjadi 81% (B) pada akhir siklus I kemudian meningkat mencapai 100% (A) akhir siklus II. Disimpulkan bahwa penerapan model Group Investigation yang sangat baik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Tambakrejo yang baik. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dipelajari dan dimanfaatkan sebagai alternatif mengelola pembelajaran IPS dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.