Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPS melalaui modeel make a match di kelas 4 SDN Selokajang 3 Kabupaten Blitar / Ahmad Dennis Widya Pradana
Abstrak
Pradana Ahmad Dennis Widya. 2015. Peningkatan Hasil Belajar IPS melalui Model Make a Match di Kelas 4 SDN Selokajang 3 Kabupaten Blitar. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Drs. H. Suhel Madyono S.Pd M.Pd (2) Dra. Hj. Sri Murdiyyah M.Pd. Kata kunci model pembelajaran make a match hasil belajar ips Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti pada kelas IV SDN Selokajang 3 Kabupaten Blitar diketahui bahwa (1) dalam menjawab pertanyaan dari guru siswa masih terlihat malu-malu dan tidak percaya diri (2) siswa juga tidak mau menjawab pertanyaan apabila tidak ditunjuk oleh guru (3) guru tidak menggunakan media dalam proses pembelajaran (4) proses pembelajaran lebih didominasi guru sehingga terjadi komunikasi satu arah. Hal tersebut mengakibatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa rendah terhadap materi pembelajaran IPS sehingga perlu diadakannya penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan aktivitas guru pada pembelajaran IPS dengan penerapan model pembelajaran make a match (2) mendeskripsikan aktivitas siswa pada pembelajaran IPS dengan penerapan model pembelajaran make a match (3) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran make a match. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang masing-masing terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Pengumpulan data di-lakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara catatan lapangan tes dan dokumentasi. Analisis data diawali dengan mengumpulkan data menyajikan dan mendeskripsikan data kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh peningkatan aktivitas guru aktivitas siswa dan hasil belajar siswa yang meningkat. Aktivitas guru mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 81% meningkat menjadi 95% pada siklus II. Aktivitas siswa berupa keaktifan keberanian kerjasama kecepatan ketepatan dan keruntutan berbicara juga mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Aktivitas siswa meningkat mulai dari siklus I yaitu 66% meningkat menjadi 80% pada siklus II. Rata-rata nilai akhir siswa juga mengalami peningkatan mulai dari pratindakan sebesar 58 dengan ketuntasan klasikal sebesar 41% meningkat menjadi 68 dengan ketuntasan klasikal 55% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 80 dengan ketuntasan klasikal 86% pada siklus II. Dengan demikian dapat dikatakan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model make a match dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Selokajang 3 Kabupaten Blitar. Oleh karena itu disarankan bagi guru agar menerapkan model make a match dalam pembelajaran IPS agar aktivitas dan hasil belajar siswa dapat meningkat lebih maksimal.