Skripsi
Pengaruh tingkat pendidikan formal, masa kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru ekonomi/akuntansi di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung / Rofikatun Nikmah
Abstrak
Nikmah Rofikatun. 2014. Pengaruh Tingkat Pendidikan Formal Masa Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Ekonomi/ Akuntansi di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung. Skripsi Jurusan Akuntansi Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) DR. Sunaryanto M.Ed. (2) Diana Tien Irafahmi S.Pd. M.Ed. Kata Kunci Tingkat Pendidikan Formal Masa Kerja Motivasi Kerja dan Kinerja Guru Tingkat pendidikan formal masa kerja dan motivasi kerja merupakan tiga faktor diantara beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja guru. Tingkat pendidikan formal adalah jenjang pendidikan formal yang ditempuh seorang guru yang dapat diketahui dari ijazah pendidikan terakhir yang dimilikinya. Masa kerja merupakan lama waktu seseorang dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik pada satuan pendidikan tertentu. Motivasi kerja adalah dorongan yang ada pada diri seseorang baik yang berasal dari faktor pendorong/motivation faktor maupun faktor penyehat/hygiene faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan formal masa kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja guru ekonomi/akuntansi di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Guru Ekonomi/Akuntansi di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung yang berjumlah 30 guru. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket/kuesioner tertutup yang diuji dengan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara tingkat pendidikan formal masa kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja guru ekonomi/akuntansi di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung dengan sumbangan sebesar 50 2% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Saran yang dapat diajukan dari hasil penelitian ini adalah (1) Bagi para guru hendaknya meningkatkan pendidikan formalnya mempertahankan dan meningkatkan masa kerja dan motivasi kerja agar kinerjanya menjadi lebih baik selalu berfikir kreatif dan terbuka dengan hal-hal baru untuk meningkatkan pengetahuannya (2) Bagi sekolah diharapkan mampu menentukan kebijakan yang tepat dan dapat menerapkan quality control yang baik terhadap kinerja guru (3) Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik melakukan penelitian serupa hendaknya memperluas cakupan subjek penelitiannya yaitu seluruh guru ekonomi/akuntansi SMA baik Negeri maupun Swasta menambah variabel penelitian contohnya kepemimpinan kepala sekolah iklim kerja tingkat sosial dan lain-lain melakukan penelitian tentang masa kerja terhadap kinerja melalui pendidikan dan pelatihan selain itu dalam mengukur kinerja guru data yang diperoleh tidak hanya dari gurunya saja tetapi juga dari kepala sekolah teman sejawat dan siswa yang diajar oleh guru tersebut.