Skripsi
Pengembangan kemampuan pemecahan masalah melalui bermain maze pada anak Kelompok B TK Kartika IX-41 Malang / Aminatul Faidah
Abstrak
Faidah Aminatul. 2015. Pengembangan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Bermain Maze Pada Anak Kelompok B TK Kartika IX-41 Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program S-1 Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Drs. Tumardi S.Pd M.Pd (II) Pramono S.Pd M.Or Kata kunci Kemampuan Pemecahan Masalah Bermain Maze Anak Kelompok B Penelitian ini berlatar belakang pada anak yang mengalami kesulitan mengerjakan maze. Pembelajaran guru belum menggunakan TPP (Tingkat Pencapaian Perkembangan) kemampuan pemecahan masalah dengan Indikator mengerjakan maze (mencari jejak) yang lebih kompleks (3-4 jalan). Pembelajaran guru hanya memberi perintah anak untuk mencari 1 jalan saja. Pembelajaran terasa mudah dan membuat anak merasa bosan terlihat dari garis yang digambar anak pada lembar maze keluar dari batas tempat garis dan setelah itu anak bermain sendiri. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan cara guru menerapkan kemampuan pemecahan masalah melalui mengerjakan maze pada anak kelompok B TK Kartika IX-41 (2) Mendeskripsikan hasil penerapan kemampuan pemecahan masalah anak melalui maze. Pendekatan yang dilakukan peneliti adalah pendekatan kualitatif dengan model PTK. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan. Tahapan penelitian meliputi perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan pada kelompok B2 di TK Kartika IX-41 Malang. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar pengamatan penilaian kemampuan pemecahan masalah dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data kegiatan bermain maze untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dapat terlaksana dengan baik. kegiatan siklus I prosentase kemampuan pemecahan masalah anak mencapai 67% kemudian dilakukan refleksi dan perbaikan pada siklus II sehingga kemampuan pemecahan anak berkembang dengan prosentase mencapai 80%. Penerapan pembelajaran guru dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah melalui bermain maze pada anak kelompok B TK Kartika IX-41 Malang. Anak dapat mencari 2-3 jalan dan menemukan jalan terjauh serta terdekat sehingga kemampuan pemecahan masalah anak dapat berkembang Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa bermain maze dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dalam mengerjakan maze. Saran dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan referensi dalam pelaksanaan penelitian selanjutnya.